InfoLangsa.Com – Kota Langsa
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya pesan atau panggilan yang mengatasnamakan dirinya maupun Pemerintah Kota Langsa.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai penggunaan nama Wali Kota Langsa oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menghubungi masyarakat melalui nomor telepon atau aplikasi pesan singkat.
Salah satu nomor yang disebut dalam informasi tersebut adalah 0821-9562-9589. Wali Kota Langsa menegaskan bahwa nomor tersebut bukan merupakan nomor resmi Wali Kota Langsa.
“Masyarakat saya imbau untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau permintaan apa pun yang mengatasnamakan saya maupun Pemerintah Kota Langsa, terlebih jika meminta sejumlah uang, data pribadi, ataupun bentuk bantuan lainnya,” ujar Jeffry.
Ia mengingatkan masyarakat agar terlebih dahulu memastikan kebenaran setiap informasi yang diterima, khususnya apabila komunikasi tersebut menggunakan nama, foto, jabatan, maupun atribut yang seolah-olah berasal dari Wali Kota atau pejabat Pemerintah Kota Langsa.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan kemudahan komunikasi harus diimbangi dengan kewaspadaan masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan.
“Kalau ada pihak yang menghubungi masyarakat mengatasnamakan saya dan kemudian meminta transfer uang, data pribadi atau bantuan dalam bentuk apa pun, jangan langsung ditanggapi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui kanal resmi Pemerintah Kota Langsa,” tegasnya.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan nomor identitas, informasi rekening, kode OTP, kata sandi, maupun data pribadi lainnya kepada pihak yang belum dapat dipastikan identitas dan kewenangannya.
Untuk mendapatkan informasi mengenai program, kegiatan maupun kebijakan Pemerintah Kota Langsa, masyarakat diminta menggunakan kanal komunikasi resmi Pemerintah Kota Langsa yakni Halo Pemko atau Kanal resmi Pemko Langsa juga menyediakan informasi publik dan pemberitaan kegiatan pemerintahan.
Jeffry menegaskan bahwa Pemerintah Kota Langsa akan terus berupaya memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui saluran komunikasi resmi.
“Saya mengajak masyarakat Kota Langsa untuk bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari berbagai modus penipuan. Jangan mudah percaya dan jangan melakukan transaksi atau memberikan data apa pun sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat yang menemukan komunikasi mencurigakan untuk menyimpan bukti percakapan, nomor pengirim atau penelepon, serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang apabila terdapat dugaan penipuan.
“Jaga diri, jaga keluarga, dan mari kita bersama-sama waspada terhadap penipuan. Untuk informasi resmi mengenai Pemerintah Kota Langsa, selalu cek melalui kanal resmi Pemko Langsa,” pungkas Jeffry.
Pemerintah Kota Langsa mengajak masyarakat:
* Jangan mudah percaya terhadap pesan atau panggilan yang mengatasnamakan Wali Kota maupun pejabat Pemko Langsa.
* Jangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
* Jangan melakukan transfer uang berdasarkan permintaan dari nomor tidak dikenal.
* Pastikan informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kota Langsa.
* Laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan.
Redaksi InfoLangsa


















