Berhenti Belajar Bagi Guru Bukan “Mekanisme Pertahanan”, Tapi Kemunduran

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 05:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Muhammad Rizky,S.Pd.,Gr.,CME.,CLS.,CSM
Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Langsa & Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa

Sering terdengar keluhan guru senior: “Ngapain belajar teknologi baru, cuma ganti kulit.” Padahal, dunia murid kita sudah berubah total.

1. Inovasi Bukan Gaya-gayaan, Tapi Bahasa Zaman Ini

Memakai teknologi atau metode baru bukan sekadar ikut tren atau mengejar administrasi. Ini cara kita berbicara dengan “bahasa” yang dipahami murid sekarang. Menolak belajar metode baru sama dengan memaksa murid memakai peta lama untuk menjelajahi dunia baru. Hasilnya? Mereka tertinggal.

2. Pengalaman Tanpa Inovasi Adalah Jebakan

Makan asam garam itu modal berharga. Tapi garam yang sama tidak bisa menyembuhkan semua jenis luka. Tantangan mental, cara berpikir, dan distraksi Gen Z serta Gen Alpha tidak bisa dijawab dengan resep 20 tahun lalu. Pengalaman harus jadi fondasi, bukan tembok yang menghalangi hal baru masuk.

3. Energi Terbatas? Justru Itu Alasan Untuk Inovasi

Di usia senior, energi memang tidak sebesar dulu. Karena itulah kita perlu cara kerja yang lebih efisien. Inovasi seperti AI, LMS, atau aplikasi asesmen justru diciptakan untuk meringankan beban, bukan menambah. Jika dipelajari dengan benar, 1 jam belajar teknologi bisa menghemat 10 jam kerja manual. Jangan biarkan skeptisisme membuat kita bekerja lebih keras, bukan lebih cerdas.

4. Guru Adalah Role Model Abadi

Murid tidak hanya menyerap apa yang kita tulis di papan. Mereka merekam karakter kita. Ketika guru senior terlihat apatis, anti-perubahan, dan malas mencoba hal baru, pesan yang sampai ke murid adalah: “menyerah pada keadaan itu wajar.” Padahal kita ingin mereka jadi pembelajar seumur hidup.

Penutup: Bijak Itu Tumbuh, Bukan Berhenti

Menjadi senior artinya menjadi bijak. Dan orang bijak tahu bahwa ilmu tidak punya tanggal kedaluwarsa. Jangan jadikan usia sebagai tameng untuk berhenti bertumbuh. Tugas kita bukan menarik murid kembali ke masa lalu kita, tapi menghantarkan mereka siap menghadapi masa depan mereka.

Karena guru yang berhenti belajar, pada dasarnya sedang berhenti mengajar.

Disiarkan Oleh : Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Wujudkan Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Apel Deklarasi
Perkuat Barisan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Aceh Lantik 33 Pejabat Manajerial Baru
Babinsa 06 Minyak payed dampingan Traktor Bantu Bajak Sawah Petani
Pastikan Layanan Bebas Pungutan Liar, Karutan Tangerang Rutin Lakukan Kunjungan ke Blok Hunian
SATU JAM BERSAMA HASANUDDIN TISI DG LEWA: HIDUP INI SINGKAT, ISI PERJUANGAN DENGAN KEBAIKAN..! 
Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam
Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:23

Wujudkan Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Apel Deklarasi

Senin, 20 April 2026 - 05:16

Berhenti Belajar Bagi Guru Bukan “Mekanisme Pertahanan”, Tapi Kemunduran

Senin, 20 April 2026 - 04:47

Perkuat Barisan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Aceh Lantik 33 Pejabat Manajerial Baru

Senin, 20 April 2026 - 03:14

Babinsa 06 Minyak payed dampingan Traktor Bantu Bajak Sawah Petani

Minggu, 19 April 2026 - 16:03

Pastikan Layanan Bebas Pungutan Liar, Karutan Tangerang Rutin Lakukan Kunjungan ke Blok Hunian

Minggu, 19 April 2026 - 12:52

Gerak Cepat Polsek Muara Satu, HP Mahasiswa Hilang di Kos Berhasil Ditemukan dalam Hitungan Jam

Minggu, 19 April 2026 - 12:29

Minggu, 19 April 2026 - 12:16

Heboh Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x