RPL: Dari Sejarah Menuju Tradisi Akademik

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 14:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy, MA
InfoLangsa.Com
Setiap manusia memiliki sejarah pembelajaran yang unik, jauh sebelum memasuki perguruan tinggi. Seseorang telah belajar dari keluarga, sekolah, pekerjaan, organisasi, masyarakat, pelatihan, dan berbagai pengalaman hidup.

Tidak semua pembelajaran lahir di ruang kelas; banyak pengetahuan justru tumbuh dari realitas kehidupan. Sering kali, pengalaman yang dianggap biasa ternyata menyimpan pengetahuan yang luar biasa.

Secara filosofis, masa lalu bukan sekadar sesuatu yang telah berlalu, tetapi jejak pembentukan diri, tempat pengalaman meninggalkan pengetahuan, keterampilan, nilai, dan kebijaksanaan. Karena itu, sejarah tidak hanya untuk dikenang, tetapi perlu dibaca kembali agar dapat memberikan makna bagi masa depan.

Di sinilah Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) memiliki arti penting. RPL menjadi pintu yang mempertemukan sejarah pembelajaran personal dengan tradisi akademik. Pengalaman yang telah dilalui diidentifikasi, dinilai, dan diakui dalam kerangka pendidikan formal sesuai dengan ketentuan akademik.

Namun, rekognisi bukanlah akhir perjalanan, justru menjadi awal untuk memasuki tradisi akademik: membaca secara kritis, menulis secara argumentatif, berdiskusi secara ilmiah, melakukan penelitian, dan menghasilkan pengetahuan.

Pada akhirnya, sejarah bukan sekadar masa lalu yang dikenang, tetapi pengalaman yang direfleksikan untuk membangun masa depan akademik.

RPL adalah kesempatan untuk melanjutkan perjalanan intelektual. Apa yang telah dilalui menjadi pijakan, bukan batas; apa yang telah diketahui menjadi awal, bukan akhir. Sebab, pendidikan sejatinya bukan sekadar mengakui masa lalu, tetapi membuka kemungkinan bagi manusia untuk terus bertumbuh, berpikir, dan menemukan pengetahuan baru.

Disiarkan Oleh : InfoLangsa.Com

Berita Terkait

TMMD Satukan Langkah, Kodim 0117 Aceh Tamiang Bangun 12 Km Jalan di Desa Sulum
Berhenti Belajar Bagi Guru Bukan “Mekanisme Pertahanan”, Tapi Kemunduran
Menimbang “Pertumbuhan Memiskinkan” di Morowali Utara: Antara Realitas Empiris dan Agenda Perbaikan Tata Kelola
231 Siswa Kelas XII SMKN 3 Langsa Unjuk Karya Hasil Uji Kompetensi Keahlian
Mencari Arah Pembangunan Sumba Barat Daya
Laki-Laki dan Mata, Perempuan dan Telinga: Sebuah Cermin Sederhana tentang Cara Kita Terpikat
Profil Haedar Nashir: Sosok Top 100 Ilmuwan Sosial yang Membawa Muhammadiyah Mendunia.
Viral di TikTok, Tuduhan Nikah Siri dan Foto Tak Pantas Seret Nama Dirut RSUD Depati Hamzah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:39

Dirjen Pendis Kemenag RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag.,Beri Kuliah Umum kepada Mahasiswa Pascasarjana IAIN Langsa

Sabtu, 19 September 2026 - 06:18

Berakhir Penantian 6 Bulan! Haji Uma dan Pemerintah Aceh Berbagi Tugas Dalam Fasilitasi Pemulangan 13 Nelayan Asal Aceh Timur dari Thailand

Sabtu, 19 September 2026 - 04:59

Meriahkan HUT Ke-81 TNI, Kodim 0117/Aceh Tamiang Gelar Dandim Cup 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 00:46

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Jumat Bersih, Wujudkan Mako yang Bersih dan Nyaman

Sabtu, 19 September 2026 - 00:41

Jumat Berkah, POLRES Aceh Tamiang Salurkan Sembako Untuk Warga Membutuhkan

Sabtu, 19 September 2026 - 00:27

Satlantas Polres Aceh Tamiang Gelar Bakti Kesehatan Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Sabtu, 19 September 2026 - 00:01

PDAM Wilayah I Andalas Tanggapi Keluhan Air Berbau: Meteran Jadi Dasar Tagihan, Pelanggan Mengeluh Air Tak Layak Pakai

Jumat, 18 September 2026 - 14:34

Lapas Idi Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Polsek Idi Rayeuk dan Koramil Idi Rayeuk

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x