Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Bongkar Mafia Pajak: Jangan Ada Toleransi!

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyoroti maraknya praktik pengemplangan pajak yang telah merugikan negara dalam jumlah fantastis. Ia mendesak Kejaksaan Agung untuk segera turun tangan dan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu.

“Jangan main-main dengan pajak. Ini menyangkut uang rakyat. Negara bisa kolaps kalau pengemplang pajak dibiarkan bebas berkeliaran,” tegas Rahmad Sukendar di Jakarta, Rabu (20/8).

Menurutnya, selama ini aparat penegak hukum terkesan lamban bahkan seperti menutup mata terhadap kejahatan perpajakan. Padahal, kerugian akibat pengemplangan pajak disebut jauh lebih besar daripada kasus korupsi biasa.

“Kami melihat ada indikasi aparat masih tebang pilih. Kalau rakyat kecil telat bayar pajak langsung ditindak, tapi kalau korporasi besar atau orang-orang berduit yang mengemplang, justru seperti dilindungi. Ini tidak adil,” katanya.

Rahmad memastikan, BPI KPNPA RI akan melaporkan secara resmi data-data pengemplang pajak ke Kejaksaan. Langkah ini, kata dia, sebagai bentuk tekanan agar Kejaksaan benar-benar berani menindak tegas para mafia pajak.

“BPI KPNPA RI siap menyerahkan bukti. Kami ingin memastikan Kejaksaan tidak lagi beralasan kekurangan data. Jangan ada kompromi, jangan ada kongkalikong. Semua yang bermain-main dengan pajak negara harus digiring ke pengadilan,” tegasnya.

Ia juga memperingatkan, jika Kejaksaan tidak segera bergerak, publik akan semakin kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum di negeri ini. “Jangan sampai Kejaksaan dianggap ikut bermain dalam lingkaran mafia pajak. Tindakan tegas adalah jalan satu-satunya,” tutup Rahmad.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring
Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan
Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM
REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI
Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan
Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi
CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga
Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x