Penanganan Banjir Bandang Dilanjutkan, Status Tanggap Darurat Pidie Jaya Diperpanjang 10 Hari

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.com | Pidie Jaya
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya resmi memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang selama 14 hari ke depan, terhitung hingga 28 Januari 2026. Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para pemangku kepentingan lintas sektor.

Rapat koordinasi strategis itu dihadiri oleh jajaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), para Camat, serta unsur terkait lainnya. Pembahasan difokuskan pada evaluasi dampak banjir bandang, percepatan penanganan darurat, serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga menetapkan Zona Rawan Bencana (ZRB) serta kriteria tingkat kerusakan rumah warga sebagai dasar penanganan lanjutan. Penetapan ini bertujuan agar pendistribusian bantuan dan program pemulihan dapat dilakukan secara tepat sasaran, sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi ke depan.

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi menegaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat merupakan langkah penting untuk menjamin kelancaran penanganan korban terdampak serta pemulihan infra struktur yang rusak.

“Perpanjangan ini dilakukan agar proses penanganan darurat, distribusi bantuan, serta pendataan kerusakan dapat berjalan secara optimal dan terkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Kesepakatan hasil rapat tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya, dengan pendampingan langsung dari tim ahli BNPB guna memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan standar penanggulangan bencana nasional.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sekaligus meningkatkan kesiap siagaan menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

(Rosdiana Br Purba)

Berita Terkait

Penurunan Material MCK di Jeumpa Sikureung, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Fasilitas Sanitasi.
Komsos Humanis, TMMD Hadir Sebagai Sahabat Warga.
Menembus Debu Demi Asa: Satgas TMMD Ke-127 TA. 2026 Hadir Menghidupkan Akses dan Harapan di Jeumpa Sikureng.
Viral di TikTok, Tuduhan Nikah Siri dan Foto Tak Pantas Seret Nama Dirut RSUD Depati Hamzah
H. Razuardi, MT Resmikan Dapur Makanan Bergizi Gratis SPPG Cot Gapu Satu
Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:20

BPI KPNPA RI-Aceh Meminta Usut Tuntas Aktor di Balik Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:52

TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:42

TNI bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Tamiang Capai 77,90 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:50

Polrestabes Objektif Tangani Kasus Dugaan KDRT Dan Penyanderaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:28

Bangun Komunikasi Dengan Mitra Karib, Babinsa Aktif Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:17

Manajemen RSUD Pancur Batu Tepis Isu Pemotongan Jaspel, Tegaskan Hak Pegawai Terpenuhi

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:08

Arus Balik di Sumbar Akhirnya Melonggar Setelah Padat Dua Hari

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:03

Dirlantas Polda Sumbar Turun Langsung, Pastikan Mudik 2026 Aman Tanpa Celah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x