Caption:
“Dansatgas TMMD Reguler 128, Letkol Inf Novi Widyanto” menegaskan, pembangunan melalui TMMD bukan hanya menghadirkan hasil fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat. Di Aceh Timur, TMMD Reg-128 hadir membawa manfaat nyata bagi masyarakat.” (07/05/26)
INFOLANGSA.COM – ACEH TIMUR
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan *TNI Manunggal Membangun Desa – TMMD Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur* di *Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun*. Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, para personel Satgas TMMD juga menghadirkan sentuhan humanis yang membangun asa dan harapan baru bagi masyarakat.
1. Bangun Asa Lewat Sanitasi: MCK Dikebut untuk Kesehatan Warga
Kamis (07/05/2026), personel Satgas TMMD terus menunjukkan dedikasi tinggi menggarap *Sasaran 1*, yakni pembangunan gedung *Mandi, Cuci, Kakus – MCK*. Pantauan di lokasi, peluh anggota TNI berbaur dengan warga saat mengangkut batu bata, memasang dinding, hingga meratakan lantai.

*Danramil setempat, Kapten Arh Safari*, menegaskan pembangunan ini terus diakselerasi. “Kami memastikan setiap tahap dilakukan teliti agar fasilitas ini kuat dan layak digunakan masyarakat jangka panjang. Sinergitas warga adalah kunci utama kelancaran program ini,” jelasnya.
*2. Akselerasi Teknis: Tandon dan Septic Tank Dikebut Tepat Waktu*
Memasuki minggu kedua, Satgas memacu pengerjaan teknis MCK: pemasangan *tandon air kapasitas besar*, instalasi pipa distribusi, dan pembangunan *septic tank* berstandar kesehatan.

*Koordinator Umum TMMD Reg-128, Kapten Cpm Asep*, dari Posko TMMD menyebut MCK ini jawaban atas kebutuhan sanitasi layak. “Kami instruksikan tim perhatikan detail teknis, dari struktur penopang hingga sistem pembuangan. Laporan dari lapangan menunjukkan kemanunggalan luar biasa. Kami optimis rampung tepat waktu sebelum penutupan,” tegasnya.
*3. Pulihkan Lingkungan Pascabanjir: TNI dan Warga Tanam Harapan*
Tak hanya bangunan, Satgas TMMD juga menggelar aksi *“Bersatu Dengan Alam”* dengan menanam pohon bersama warga. Kegiatan ini jadi wujud kepedulian pascabanjir bandang yang pernah melanda Alue Canang.
*Serma Gunawan* menyebut pohon yang ditanam bukan sekadar penghijauan. “Ini langkah cegah erosi dan kurangi risiko bencana. Menjaga alam tanggung jawab bersama untuk manfaat jangka panjang,” ujarnya.

*Geuchik Alue Canang, Razali AB*, mengaku bersyukur. “Setelah banjir, kami makin sadar pentingnya jaga alam. Penanaman ini sangat bermanfaat agar desa lebih hijau, sejuk, dan tangguh bencana,” ucapnya.
*4. Potret Humanis: Satgas Jadi Sahabat Masyarakat Desa*
Di sela tugas, potret humanis TMMD terlihat nyata. *Prada Zega* asyik bercengkerama sambil membantu ibu-ibu memilih sayur dari pedagang keliling. Kehangatan sederhana ini jadi bukti Satgas tak hanya membangun fisik, tapi juga silaturahmi.

*Dansatgas TMMD Reg-128, Letkol Inf Novi Widyanto, S.E.*, menegaskan sikap humanis selalu ditekankan. “Satgas harus hadir membantu dan menjadi bagian dari masyarakat. Hasil santiaji harus diimplementasikan di lapangan,” ungkapnya.
*Ibu Nuraini*, warga setempat, mengaku senang. “Bapak-bapak TNI ramah, sering berbaur dan bantu kami. Program TMMD ini manfaatnya benar-benar kami rasakan,” tuturnya.
*5. Rindang Pohon Jadi Ruang Belajar: TNI Semangati Anak Desa*
Kehangatan berlanjut saat *Prada Ahmad Syafruddin* duduk di bawah pohon bersama anak-anak SD Negeri Alue Canang yang baru pulang sekolah. Ia mengulas pelajaran dan memberi motivasi belajar.
“Kehadiran kami di sini bukan cuma bangun rumah, tapi juga beri semangat adik-adik agar rajin belajar dan kejar cita-cita,” ujar Prada Ahmad.

*Letkol Inf Novi Widyanto* kembali menegaskan, kedekatan dengan masyarakat adalah ruh TMMD. “Kehadiran TNI harus beri manfaat, kenyamanan, dan semangat positif bagi warga,” tegas Dansatgas.
*Kemanunggalan yang Utuh: Fisik dan Hati Dibangun Bersama*
Lima rangkaian kegiatan TMMD Reg-128 di Alue Canang ini menjadi potret utuh kemanunggalan TNI-Rakyat. Dari peluh membangun MCK dan RTLH, tangan menanam pohon pemulihan lingkungan, hingga peluk hangat bersama warga dan anak-anak.

Program TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur dasar, tetapi juga membangun kedekatan, kepedulian, dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Aceh Timur.
*(Wiwin Hendra/InfoLangsa)*

















