InfoLangsa.Com – Bireuen
Kepala BPBD Pemerintah Kabupaten Bireuen, Ir. Marwan, S.T.
M.T menyatakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pihak swasta mulai membangun hunian tetap (huntap) bagi penyintas banjir di sejumlah desa/gampong terdampak bencana di daerah setempat.
“Pembangunan huntap tahap I dilakukan secara bertahap baik oleh BNPB maupun oleh pihak swasta yang telah menyampaikan komitmennya kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen,” katanya saat di wawancara Media Info Langsa Liputan Bireuen
Selasa, 13/05/06 Siang
Di Ruang Kerjanya.
Ia menyebutkan berdasarkan data yang dihimpun dari rekanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang membangun huntap di Desa Kuala Ceurape, Bugeng, dan Alue Bayeu Utang di Kecamatan Jangka, Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, serta di Desa Balee Panah, dan Paya Cut, Kecamatan Juli.
Ia merincikan di Kuala Ceurape, BNPB mulai membangun 20 unit huntap dengan progresnya bervariasi dan ada yang sudah pemasangan bata ringan, plesteran, pemasangan pondasi, dan onsite material.
Kemudian Huntap juga sedang dibangun sepuluh unit di Desa Bugeng, satu unit di Alue Bayeu Utang, 17 unit di Balee Panah dan dua unit huntap relokasi milik warga Kuala Ceurape dibangun di Alue Kuta dan Desa Kapa, Peusangan.
Sementara itu huntap yang dibangun swasta yakni dari H Subarni A. Gani selaku owner PT Blang Keutumba berjumlah 60 unit mencakup 10 unit di Balee Panah, 10 unit di Teupin Mane, 10 unit di Simpang Jaya.
Kemudian 10 unit di Alue Limeng, dan 10 unit di Salah Sirong dan beberapa unit di Desa Kubu, di Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.
“DT Peduli juga akan membangun 45 unit huntap di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka dan PT Takabeya Perkasa Group membangun tujuh unit huntap di Kecamatan Gandapura,” katanya.
Ia menyebutkan total huntap yang mulai dan sedang dalam proses pembangunan di Bireuen berjumlah 152 unit.
“Mudah-mudahan pembangunan huntap tahap I dapat berjalan lancar, sehingga penyintas bencana yang rumahnya telah mendapatkan status rusak berat/hilang berdasarkan hasil verifikasi Tahap I oleh BNPB, dapat secepatnya menghuni rumahnya,” katanya.
Kepala BPBD Bireuen, Ir. Marwan, S.T, M.T juga mengatakan apa bila terdapat permasalahan di Desa mengenai Pendataan Keuchik bisa menjumpai beliau langsung ke kantor yang selalu terbuka untuk siapa saja yang datang.
Dalam Wawancara tersebut, Marwan Menjelaskan Team pendataan yang sudah turun ke lapangan berjumlah 200 lebih nanti hasil survei mereka akan di tinjau kembali melalui Kepala Desa Masing – Masing yang terdampak banjir dan longsor.
Ucap ” Marwan.
HENDRI

















