Rahmad Sukendar Ajak Masyarakat Jaga Kantor Polisi dan Fasilitas Umum, Tolak Aksi Anarkis

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – JAKARTA
Ketua Umum DPP Barisan Pelopor Indonesia (BPI), Rahmad Sukendar, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri serta menjaga kantor-kantor polisi dan fasilitas umum dari aksi perusakan maupun pembakaran yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, aksi demonstrasi mahasiswa dan kelompok masyarakat belakangan ini sudah melenceng dari nilai demokrasi dan kemanusiaan. Sasaran amarah demonstran yang mengarah pada fasilitas publik dan kantor pemerintah justru merugikan rakyat.

“Sepantasnya pemerintah menggandeng semua elemen masyarakat untuk memberikan wawasan agar unjuk rasa berjalan dengan baik, tanpa tindakan anarkis,” tegas Sukendar dalam keterangannya kepada awak media, Senin (1/9/2025) pagi.

Ia menilai demonstrasi harus kembali ke tujuan awal, yakni menolak kebijakan tunjangan DPR dan mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.

“Mari bersama-sama menahan diri. Mari menjaga kantor polisi dari tindakan perusak. Kita semua harus kembali meluruskan niat awal demonstrasi: menghapus tunjangan DPR dan mengesahkan RUU Perampasan Aset,” ujarnya.

Sukendar juga menyinggung suasana emosional masyarakat akibat meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi sebelumnya. Menurutnya, duka itu jangan sampai mengaburkan fokus perjuangan.

“Kita semua berduka dengan kematian saudara Affan Kurniawan. Tapi ayo fokus kembali ke tujuan utama: menolak kebijakan perubahan. Jangan merusak, jangan menghancurkan kantor polisi, jangan melampiaskan amarah ke anggota polisi yang hanya menjalankan tugas. Mereka juga punya keluarga di rumah,” katanya.

Selain kantor polisi, ia menegaskan fasilitas umum tidak boleh dijadikan sasaran. “Semua fasilitas itu dibangun dari uang rakyat. Kalau dirusak, justru masyarakat sendiri yang rugi. Mari kita jaga bersama-sama,” sambungnya.

Rahmad Sukendar juga mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan humanis, dialog dengan tokoh masyarakat, ulama, hingga pihak kampus. Aspirasi, menurutnya, harus disampaikan tanpa anarkisme.

 

Rahmad Sukendar Ajak Masyarakat Jaga Kantor Polisi dan Fasilitas Umum, Tolak Aksi Anarkis

JAKARTA — Ketua Umum DPP Barisan Pelopor Indonesia (BPI), Rahmad Sukendar, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri serta menjaga kantor-kantor polisi dan fasilitas umum dari aksi perusakan maupun pembakaran yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, aksi demonstrasi mahasiswa dan kelompok masyarakat belakangan ini sudah melenceng dari nilai demokrasi dan kemanusiaan. Sasaran amarah demonstran yang mengarah pada fasilitas publik dan kantor pemerintah justru merugikan rakyat.

“Sepantasnya pemerintah menggandeng semua elemen masyarakat untuk memberikan wawasan agar unjuk rasa berjalan dengan baik, tanpa tindakan anarkis,” tegas Sukendar dalam keterangannya kepada awak media, Senin (1/9/2025) pagi.

Ia menilai demonstrasi harus kembali ke tujuan awal, yakni menolak kebijakan tunjangan DPR dan mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.

“Mari bersama-sama menahan diri. Mari menjaga kantor polisi dari tindakan perusak. Kita semua harus kembali meluruskan niat awal demonstrasi: menghapus tunjangan DPR dan mengesahkan RUU Perampasan Aset,” ujarnya.

Sukendar juga menyinggung suasana emosional masyarakat akibat meninggalnya Affan Kurniawan dalam aksi sebelumnya. Menurutnya, duka itu jangan sampai mengaburkan fokus perjuangan.

“Kita semua berduka dengan kematian saudara Affan Kurniawan. Tapi ayo fokus kembali ke tujuan utama: menolak kebijakan perubahan. Jangan merusak, jangan menghancurkan kantor polisi, jangan melampiaskan amarah ke anggota polisi yang hanya menjalankan tugas. Mereka juga punya keluarga di rumah,” katanya.

Selain kantor polisi, ia menegaskan fasilitas umum tidak boleh dijadikan sasaran. “Semua fasilitas itu dibangun dari uang rakyat. Kalau dirusak, justru masyarakat sendiri yang rugi. Mari kita jaga bersama-sama,” sambungnya.

Rahmad Sukendar juga mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum mengedepankan pendekatan humanis, dialog dengan tokoh masyarakat, ulama, hingga pihak kampus. Aspirasi, menurutnya, harus disampaikan tanpa anarkisme.

Di sisi lain, ia meminta aparat keamanan bersikap tegas terhadap provokator dan penjarah. “Tindakan tegas dan terukur diperlukan agar situasi tidak semakin memanas,” pungkasnya.*

Redaksi

Berita Terkait

Sat Samapta Polres Aceh Tamiang Laksanakan Patroli Dialogis, Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat
Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik
Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial
Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.
Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:26

Sat Samapta Polres Aceh Tamiang Laksanakan Patroli Dialogis, Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 08:45

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

Senin, 28 September 2026 - 08:40

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 08:32

Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang

Senin, 28 September 2026 - 08:29

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.

Senin, 28 September 2026 - 00:27

Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.

Minggu, 27 September 2026 - 15:37

Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

Minggu, 27 September 2026 - 14:54

BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x