Hadapi Cuaca Ekstrem, Gerakan Belida Polres OKU Fokus Benahi Drainase dan Alur Sungai

- Penulis

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption ;
Polri Hadir Jaga Keselamatan Warga Melalui Aksi Lingkungan di Kabupaten OKU

InfoLangsa.Com – OKU
Tingginya intensitas curah hujan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi perhatian serius Polres OKU. Melalui Gerakan Belida Polda Sumsel, jajaran Polres OKU terus melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan pada Minggu, 31 Mei 2026, genangan air yang terjadi dipicu oleh tingginya curah hujan yang diperparah kondisi saluran drainase yang tersumbat serta pendangkalan alur sungai di beberapa titik. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak berjalan optimal sehingga meningkatkan risiko terjadinya genangan.

Kasat Binmas Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz, S.E. mengatakan bahwa Gerakan Belida hadir sebagai upaya kolaboratif untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Penanganan genangan air tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui Gerakan Belida, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar agar potensi genangan dapat diminimalisir,” ujar AKP Ujang Abdul Aziz, S.E.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Polres OKU dalam mendukung ketahanan lingkungan, keselamatan masyarakat, serta menjaga kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga. Upaya mitigasi yang dilakukan juga sejalan dengan semangat Program Kapolda Sumsel, “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini”, yang mendorong seluruh personel Polri untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Kapolres OKU menyampaikan bahwa langkah-langkah pencegahan harus menjadi prioritas dalam menghadapi perubahan cuaca yang semakin dinamis.

“Mitigasi merupakan kunci utama. Dengan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, berbagai potensi gangguan yang muncul akibat cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih awal sehingga dampaknya terhadap masyarakat dapat ditekan,” tegas Kapolres OKU.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam isu lingkungan dan mitigasi bencana merupakan bagian dari pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir mengawal berbagai upaya pencegahan terhadap potensi risiko yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Melalui Gerakan Belida Polda Sumsel, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan investasi penting bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di masa depan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Melalui Gerakan Belida, Polres OKU terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan alam, sekaligus menjaga stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten OKU.

Darwis E Akbar

Berita Terkait

PW SEMMI Sulsel Kecam Sikap Bintang Wahyu Saputra, Ingatkan Jangan Ajarkan Kader Membangun Sekat Di Tubuh SEMMI
DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset
Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses
Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir
Jadup Tahap Tiga Sudah Kita Usulkan, Demo Adalah Hak Warga Negara
BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD
Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan
49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 03:21

PW SEMMI Sulsel Kecam Sikap Bintang Wahyu Saputra, Ingatkan Jangan Ajarkan Kader Membangun Sekat Di Tubuh SEMMI

Sabtu, 26 September 2026 - 17:08

DePA-RI: Merebut Kepercayaan Publik, Mewujudkan UU Perampasan Aset

Sabtu, 26 September 2026 - 13:23

Terima Aspirasi Warga, Pemko Langsa Pastikan Jadup Tahap III Telah Diusulkan dan Berproses

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

Peringati World Cleanup Day 2026, Pemkab Aceh Tamiang Gelar Aksi Bersih Sampah dan Reboisasi Pascabanjir

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10

BPK Aceh Diminta Audit SKPA, Tarmizi Age Soroti Lambannya Realisasi Anggaran TKD

Sabtu, 26 September 2026 - 08:08

Membanggakan! Kepala SMA Unggul CND Langsa Raih Gelar Magister, Bukti Komitmen Majukan Pendidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 06:30

49 WNI Ditahan di Madagaskar Diduga Korban TPPO, 3 Diantanya Warga Aceh , Haji Uma Surati Kemenlu

Sabtu, 26 September 2026 - 05:05

INDONESIA FEST MERIAHKAN HUT TNI KE-81 DI BLANG BINTANG, KOTA LANGSA TURUT TAMPILKAN PRODUK UMKM

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x