Rahmad Sukendar Desak KPK Usut Tuntas Korupsi RSUD Kolaka Timur: Jangan Hanya di Daerah, Pusat Harus Dibuka

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kantor Dirjen Kesehatan Lanjutan, Kementerian Kesehatan. Langkah ini terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur yang menyeret Bupati Kolaka Timur nonaktif, Abdul Azis. Proyek tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai pengusutan kasus ini tidak boleh berhenti pada pejabat daerah semata. Ia mendesak KPK menelusuri aliran dana dan memeriksa pihak-pihak lain yang diduga ikut terlibat, termasuk di level pusat.

“KPK jangan hanya berhenti pada bupati atau pejabat daerah. Harus ada keberanian untuk membuka siapa saja yang menerima aliran dana dari proyek RSUD Kolaka Timur. Jangan sampai ada aktor besar di pusat yang bersembunyi di balik kasus ini,” tegas Rahmad, Jumat (29/8/2025).

Rahmad menilai praktik korupsi berjamaah di sektor kesehatan adalah bentuk kejahatan yang sangat merugikan negara sekaligus menyengsarakan rakyat.

“Korupsi di proyek kesehatan ini bukan hanya merampok uang negara, tapi juga merampas hak masyarakat. Rumah sakit yang seharusnya jadi fasilitas pelayanan kesehatan, malah dijadikan bancakan oknum tidak bertanggung jawab. Ini sudah masuk kategori kejahatan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, publik kini menaruh harapan besar pada KPK agar benar-benar transparan dalam mengungkap jaringan korupsi proyek kesehatan tersebut.

“Jangan ada tebang pilih. Masyarakat sudah bosan kalau kasus hanya berhenti di daerah. KPK harus membuktikan integritasnya dengan menindak semua yang terlibat, tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL
Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.
Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.
Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Kesbangpol Aceh Tamiang seleksi Paskibraka 2026
Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:12

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33

Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:41

Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:18

Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:15

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:01

Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki Jadi Bos Properti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x