InfoLangsa.com – Lhokseumawe
Sebuah mobil truk bermuatan penuh bernomor polisi BL 8537 ZA terperosok di bahu Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, atau di depan lapangan sepak bola Blang Panyang, pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, truk tersebut sedang dalam perjalanan dari Medan menuju Bireuen. Sopir meminggirkan kendaraan karena ingin membuang air kecil. Ia mengaku sempat ragu, namun mengira bahu jalan sudah padat dan aman. Namun dugaan tersebut keliru, tanah bahu jalan tidak mampu menahan beban kendaraan bermuatan penuh, sehingga truk ambles dan terperosok.
Hingga pukul 18.00 WIB lebih, truk masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dipindahkan. Sopir mengaku telah menghubungi pemilik atau toke truk, namun yang bersangkutan sedang berada di Banda Aceh. Dalam kondisi tersebut, sopir tidak berani mengambil keputusan sendiri karena tidak memiliki uang, dan masih menunggu arahan dari pemilik kendaraan.
Di lokasi kejadian, sejumlah warga dan anak muda Gampong Blang Panyang sempat menawarkan bantuan, termasuk membongkar sebagian muatan barang agar bobot truk berkurang. Namun tawaran tersebut tidak dapat diterima, karena sopir tidak memiliki uang untuk membayar jasa pembongkaran.
Berdasarkan kondisi di lapangan, truk tersebut diduga terperosok akibat bahu jalan yang merupakan bekas galian proyek SPAM dan belum dipadatkan secara layak. Dokumentasi foto di lokasi memperlihatkan roda belakang truk tenggelam ke dalam tanah yang gembur dan labil.
Peristiwa ini kembali menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keamanan bahu jalan terutama di bahu jalan bekas galian SPAM di kawasan Blang Panyang, yang dinilai rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur utama Medan–Banda Aceh.
( Iskandar M. Tjut)




















