Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Anggota Komisi VIII DPR RI, Mahdalena, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kasus seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia akibat tekanan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Peristiwa ini menunjukkan masih adanya persoalan mendasar dalam sistem perlindungan sosial anak di Indonesia.

Mahdalena menekankan bahwa negara memiliki kewajiban untuk menjamin hak setiap anak atas pendidikan yang layak, aman, dan tanpa diskriminasi. “Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih ada anak-anak yang berada dalam kondisi sangat rentan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/1/2026).

Perlindungan sosial anak masih menghadapi tantangan seperti ketidakakuratan data penerima bantuan dan lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, Mahdalena mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program perlindungan sosial anak, terutama bantuan pendidikan.

“Negara tidak boleh menunggu masalah menjadi besar. Perlindungan sosial anak harus bersifat pencegahan dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman dan harapan akan masa depan.

Penulis mega

Berita Terkait

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang
BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing
Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah
Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua
Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026
Jangan Tunggu Sungai Rusak Total! Dugaan Limbah PETI Mengalir ke Aliran Sungai, APH Diminta Turun
Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur
Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate bersama piket fungsi Berjaga di Kampus UNM Parangtambung.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:30

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 09:31

BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing

Kamis, 24 September 2026 - 07:27

Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah

Rabu, 23 September 2026 - 12:28

Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua

Rabu, 23 September 2026 - 11:11

Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026

Rabu, 23 September 2026 - 05:16

Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 04:39

Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate bersama piket fungsi Berjaga di Kampus UNM Parangtambung.

Rabu, 23 September 2026 - 03:25

Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x