Sampah Menggunung di Pasar Ulee Gle sebagai bentuk Protes Warga atas Mandeknya Layanan DLH

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Pidie Jaya
Tumpukan sampah rumah tangga dan pasar yang menggunung di badan jalan Pasar Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (18/1/2026), menjadi potret nyata buruknya pengelolaan lingkungan di daerah tersebut. Jalan umum yang seharusnya steril dari limbah justru berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah darurat.

Hasil penelusuran Jurnalis Media InfoLangsa.Com di lokasi menunjukkan sampah telah dikemas rapi dalam kantong plastik dan dibiarkan menumpuk selama beberapa hari. Warga dan pedagang mengaku langkah itu dilakukan secara terpaksa, sebagai bentuk protes atas tidak berfungsinya layanan pengangkutan sampah oleh truk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pidie Jaya.

“Kalau tidak diletakkan di jalan, sampah ini membusuk di depan rumah dan kios. Sudah berhari-hari kami menunggu, tapi truk sampah tidak pernah datang,” ujar seorang pedagang Pasar Ulee Gle.

Akibatnya, bau busuk mulai menyengat dan mengganggu aktivitas jual beli. Kondisi tersebut diperparah dengan lalu lalang pengunjung pasar dan kendaraan yang setiap hari melewati ruas jalan menuju Keu Uteun Bayu, menjadikan kawasan itu tampak kumuh dan tidak sehat.

Ironisnya, penumpukan sampah ini terjadi di pusat ekonomi masyarakat. Alih-alih menjadi ruang publik yang tertata, Pasar Ulee Gle justru menampilkan wajah semrawut yang mencerminkan lemahnya pengawasan dan pelayanan dasar pemerintah daerah, terlebih di tengah upaya pemulihan pasca banjir.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah pengangkutan sampah memang terhenti, ataukah terjadi pembiaran terhadap keluhan warga? Ketika masyarakat terpaksa “membuang sampah ke jalan”, maka persoalannya bukan lagi pada kedisiplinan warga, melainkan pada kegagalan sistem pengelolaan sampah itu sendiri.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya mengancam kebersihan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mencederai martabat ruang publik dan kepercayaan warga terhadap kinerja instansi terkait.

(Rosdiana Br Purba)

Berita Terkait

Perum BULOG Kantor Cabang Lhokseumawe Salurkan Bantuan Pangan bagi 5.840 Masyarakat Penerima Bantuan di Kecamatan Juli.
Perkuat Koordinasi, Kalapas Lhokseumawe Temui Ketua PN Lhokseumawe
BUMDes Permata Majapahit Tak Transparan, Warga Tanjangrono Tuntut Kejelasan
DPC PKB Kota Langsa Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Fokus Rekrutmen Kader dan Pemenangan 2029
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 30 Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Geuchik Seuneubok Drien
POLRES ACEH TAMIANG RAIH PENGHARGAAN KAPOLRI ATAS CAPAIAN IKPA SEMPURNA TAHUN ANGGARAN 2025
Camat Sekerak Gelar Temu Ramah Bersama Kapolsek Karang Baru yang Baru
7 Gugus Jenjang MI Tampil Liga Sepak Bola Mini Soccer ke-3.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:04

Ratusan Warga Implasmen Relokasi Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PT Cut Mutia Medika Nusantara

Kamis, 24 September 2026 - 12:22

Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Proses Penyaluran Jadup dan Sapa Warga di Lokasi

Kamis, 24 September 2026 - 11:30

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 09:31

BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing

Kamis, 24 September 2026 - 07:27

Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah

Rabu, 23 September 2026 - 11:11

Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026

Rabu, 23 September 2026 - 11:07

Jangan Tunggu Sungai Rusak Total! Dugaan Limbah PETI Mengalir ke Aliran Sungai, APH Diminta Turun

Rabu, 23 September 2026 - 05:16

Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x