Pascabanjir 2025, PERUMDA Tirta Peusada Kebut Perbaikan SPAM Lhoknibong dan Buket Takteh Bersama Hutama Karya

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption:
Direktur Tirta Peusada Iskandar, SH: “Pascabanjir Fokus Pulihkan Layanan, Bukan Waktunya Evaluasi” 1 November 2026

InfoLangsa.Com – Aceh Timur
Direktur Perumda Air Minum Tirta Peusada Aceh Timur, Iskandar, S.H., menanggapi desakan agar Bupati Aceh Timur mengevaluasi jajaran direksi terkait gangguan pelayanan air bersih pascabanjir.

Menurutnya, kondisi pelayanan saat ini harus dilihat secara utuh sebagai dampak dari bencana banjir besar yang melanda Aceh Timur pada 26 November 2025 lalu. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan serius pada sejumlah infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan jaringan distribusi.

“Yang kita butuhkan sekarang bukan soal evaluasi, tapi dukungan dari semua pihak agar TIM PDAM bisa bangkit kembali. Fokus kami adalah mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat setelah diterpa bencana,” ujar Iskandar.

Ia menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam pascabencana. Berbagai upaya koordinasi dan lobi terus dilakukan untuk mendapatkan dukungan percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak.

“Setelah bencana, kita terus bekerja dan berkoordinasi agar infrastruktur yang rusak bisa segera mendapat penanganan. Ini butuh dukungan dan kerja sama banyak pihak,” katanya.

Hutama Karya Segera Tangani Dua SPAM Vital
Iskandar menyebutkan, dalam waktu dekat PT Hutama Karya (HK) akan melakukan pekerjaan perbaikan pada infrastruktur SPAM yang terdampak, yakni SPAM Lhoknibong dan SPAM Buket Takteh.

Rencana penanganan tersebut menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pelayanan air bersih di Aceh Timur.

“Insya Allah, dalam waktu dekat ada penanganan dari Hutama Karya untuk SPAM Lhoknibong dan SPAM Buket Takteh. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk mempercepat pemulihan,” jelasnya.

Upaya tersebut diperkuat dengan pertemuan koordinasi yang digelar pada Selasa (29/9/2026) di Hotel Royal Idi. Pertemuan yang difasilitasi Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh tersebut dihadiri sejumlah Direktur Perumda/PDAM dari kabupaten/kota terdampak bencana dan pihak Hutama Karya.

“Ini menunjukkan bahwa upaya pemulihan terus berjalan. Kita sedang membangun komunikasi dan mencari dukungan agar persoalan infrastruktur yang rusak bisa segera ditangani,” ujarnya.

Akui Tantangan Masih Berat
Iskandar mengakui pelayanan Tirta Peusada masih menghadapi tantangan berat. Selain kerusakan jaringan, kondisi sumber air baku juga menjadi persoalan. Ia menyebut, tingkat kekeruhan air baku di SPAM Lhoknibong sempat mencapai *sekitar 2.000 NTU* sehingga sangat menyulitkan proses pengolahan.

“Kita memahami keluhan masyarakat. Kita juga tidak menutup mata terhadap kekurangan yang masih terjadi. Tapi mari kita lihat persoalannya secara menyeluruh. Ada infrastruktur yang rusak akibat bencana dan ada proses pemulihan yang memang membutuhkan waktu,” katanya.

Ia meminta agar seluruh jajaran diberikan kesempatan untuk bekerja dan membuktikan hasil kerja di lapangan.

“Berikan kesempatan kepada direktur dan seluruh jajaran untuk bekerja terlebih dahulu. Biarkan kami membuktikan melalui kerja dan hasil. Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pelayanan masyarakat bisa kembali normal,” tegas Iskandar.

Menurutnya, evaluasi terhadap institusi merupakan kewenangan Bupati dan bisa dilakukan kapan saja. Namun dalam situasi pascabencana, dukungan dan solusi konkret jauh lebih dibutuhkan.

“Bapak Bupati tentu memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi kapan saja. Tetapi saat ini mari kita sama-sama fokus pada pemulihan. Kami butuh dukungan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Aceh, pemerintah pusat, mitra kerja dan seluruh masyarakat agar Tirta Peusada dapat segera bangkit,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

UMMAH Gelar FGD Dan Bedah Kurikulum Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh.
Apel Pagi Polsek Tamalate: Kanit Intelkam Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan
Propam Polres Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu Dalam Rangka Sambut Hari Jadi Propam Ke-24,
Dandim 0117/Aceh Tamiang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Memperkokoh Persatuan Dan Ideologi Bangsa
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kota Langsa Berlangsung Khidmat
Ketua BKMT Aceh Timur Hadiri Milad ke-45 BKMT di Indonesia Arena GBK.
Wakil Bupati Hadiri Paripurna ke 5 Penutup Perubahan APBK 2026
Wabup Aceh Tamiang Hadiri Rapat Paripurna ke 4 Penyampaian Pendapat Panitia Anggaran Perubahan APBK 2026 Aceh Tamiang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:38

UMMAH Gelar FGD Dan Bedah Kurikulum Program Studi Hukum Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:38

Apel Pagi Polsek Tamalate: Kanit Intelkam Tekankan Profesionalisme dan Kesiapsiagaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:34

Propam Polres Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu Dalam Rangka Sambut Hari Jadi Propam Ke-24,

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:40

Pascabanjir 2025, PERUMDA Tirta Peusada Kebut Perbaikan SPAM Lhoknibong dan Buket Takteh Bersama Hutama Karya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:22

Dandim 0117/Aceh Tamiang Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Momentum Memperkokoh Persatuan Dan Ideologi Bangsa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:45

Ketua BKMT Aceh Timur Hadiri Milad ke-45 BKMT di Indonesia Arena GBK.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:33

Wakil Bupati Hadiri Paripurna ke 5 Penutup Perubahan APBK 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:30

Wabup Aceh Tamiang Hadiri Rapat Paripurna ke 4 Penyampaian Pendapat Panitia Anggaran Perubahan APBK 2026 Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x