InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat melakukan pembersihan total di kawasan Kota Kualasimpang guna menghidupkan kembali denyut nadi perekonomian daerah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca bencana hidrometeorologi banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir November lalu.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menekankan normalisasi wajah kota merupakan langkah krusial agar aktivitas perkeonomian dan distribusi barang tidak terhambat terlalu lama.
“Kami menaruh perhatian besar pada pemulihan infrastruktur pasca banjir akhir November lalu. Pembersihan kawasan perkotaan menjadi prioritas utama kami saat ini, di samping fokus kita yang juga terus berjalan dalam membersihkan kawasan permukiman warga,” ucapnya.
Lebih lanjut, Bupati Armia menambahkan Kota Kualasimpang adalah sentra ekonomi utama di Aceh Tamiang. Jika akses utama masih tertutup lumpur atau sampah sisa banjir, maka pemulihan ekonomi masyarakat akan berjalan lambat.
Aksi pembersihan ini dilakukan secara terpadu melibatkan personel TNI-Polri, BPBD, kementerian terkait, Dinas Lingkungan Hidup, serta berbagai mitra multipihak. Fokus utama kegiatan tersebut adalah pembersihan material sisa banjir di jalan-jalan protokol dan akses publik guna memastikan arus transportasi warga kembali normal.
“Sinergi dengan TNI-Polri dan kementerian serta para mitra sangat membantu percepatan ini. Kita ingin memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman dalam waktu sesingkat-singkatnya,” imbuhnya.
Bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh Tamiang pada penghujung November lalu tercatat mengakibatkan genangan air di sejumlah titik strategis dan melumpuhkan nyaris semua akses transportasi lintas kabupaten, provinsi dan lintas nasional.
Saat ini, selain pembersihan fisik, Pemkab juga terus melakukan pendataan kerusakan infrastruktur untuk langkah rehabilitasi dan rekonstruksi selanjutnya. ( Jon )




















