Panen Raya Padi Kabupaten Karo Bukti Sinergi Pemprov Sumut dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Karo
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen dan keberpihakan pemerintah kepada petani melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri panen raya padi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Selasa (20/1/2026).

Menurut Surya, panen raya bukan sekedar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan berjalan bersama petani. Ia menegaskan, petani tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri menghadapi tantangan produksi dan perubahan iklim.

“Melalui momentum panen raya ini, saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan petani berjalan sendiri. Kita akan terus memperkuat infra struktur pertanian, terutama irigasi dan kualitas jaringan air, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern,” ujar Surya.

Surya menyampaikan, Kabupaten Karo memiliki peran strategis dalam peta pangan Sumatera Utara. Panen raya ini tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan menjaga daya beli masyarakat.

“Desa Lau Mulgap dihuni sekitar 1.200 jiwa, dan padi menjadi motor utama ekonomi desa. Panen menciptakan pendapatan bagi puluhan keluarga petani, menggerakkan ekonomi lokal, serta menjaga daya beli masyarakat,” katanya.

Meski dikenal sebagai sentra hortikultura, Kabupaten Karo juga berkontribusi sebagai daerah penghasil padi. Hal ini menunjukkan pembangunan pertanian di Sumut berjalan terintegrasi dan saling menguatkan antar wilayah.

Berdasarkan data, produksi padi di Kabupaten Karo pada Desember 2025 diperkirakan mencapai 1.133 ton gabah kering giling (GKG). Sementara total produksi padi sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 126.864 ton GKG, dengan nilai perputaran ekonomi sekitar Rp824 miliar.

Capaian tersebut, lanjut Surya, sejalan dengan berbagai bantuan yang telah disalurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada Kabupaten Karo sepanjang tahun 2025. Bantuan tersebut meliputi benih padi seluas 500 hektare, benih jagung 550 hektare, pestisida 750 liter, pupuk NPK 15 ton, benih cabai merah 14 hektare, serta benih bawang merah 5 hektare.

Selain itu, Pemprov Sumut juga menyalurkan alat dan mesin pertanian berupa 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit hand traktor, dan 9 unit cultivator.

“Mari kita jadikan panen raya ini sebagai penguat optimisme dan semangat bersama. Dengan kebijakan yang tepat, infra struktur yang kuat, dan keberpihakan yang jelas kepada petani, Sumatera Utara mampu berdiri tegak sebagai provinsi yang tangguh dalam ketahanan pangan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan panen raya tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karo terhadap program swasembada pangan Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan pangan sebagai urusan strategis menyangkut kedaulatan bangsa, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

“Kabupaten Karo siap menjadi bagian penting dari gerakan besar nasional. Kami berkomitmen meningkatkan produksi, memperluas tanam, memperkuat irigasi, mendorong modernisasi pertanian, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, wilayah Paya Lah Lah merupakan lahan rawa di Kecamatan Mardingding dan Lau Baleng yang telah lama menjadi salah satu sentra pangan strategis Kabupaten Karo. Luas daerah irigasi rawa Paya Lah Lah tercatat sekitar 3.300 hektare.

Pada tahun 2025, lahan yang difokuskan seluas 1.500 hektare mencakup tujuh desa, yakni Batu Rongkam, Buluh Pancur, Rambah Tampu, Lau Solu, Lau Mulgap, Tanjung Pamah, dan Mbal-mbal Petarum. Dengan produktivitas padi sawah sekitar 6,66 ton per hektare, produksi padi sawah di kawasan ini diperkirakan mencapai sekitar 43.956 ton dalam dua musim tanam.

“Ketika pemerintah hadir, program pusat dan daerah bersinergi, serta petani bekerja dengan semangat, maka hasilnya adalah panen, kesejahteraan, dan ketahanan pangan,” pungkasnya.

(Rosdiana Br Purba)

Berita Terkait

BUMDes Permata Majapahit Tak Transparan, Warga Tanjangrono Tuntut Kejelasan
DPC PKB Kota Langsa Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Fokus Rekrutmen Kader dan Pemenangan 2029
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 30 Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Geuchik Seuneubok Drien
POLRES ACEH TAMIANG RAIH PENGHARGAAN KAPOLRI ATAS CAPAIAN IKPA SEMPURNA TAHUN ANGGARAN 2025
Camat Sekerak Gelar Temu Ramah Bersama Kapolsek Karang Baru yang Baru
7 Gugus Jenjang MI Tampil Liga Sepak Bola Mini Soccer ke-3.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Zulkarnain, S.K.M. Tampung Keluhan Konstituennya, Infra Struktur hingga Bantuan Sosial Jadi Sorotan
DPP KAMPUD: Penetapan Tersangka Eks Jampidsus FA Tanpa Rompi Tahanan dan Borgol, Ada Perlakuan Khusus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06

Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:05

RAPAT KE-2 SEKBER FAHMI: PERKUAT SINERGI ADVOKAT DAN MEDIA, SIAP BENTUK TIM AHLI HINGGA PENGEMBANGAN APLIKASI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:11

Ketua DPW Fast Respon Counter Polri Nusantara Aceh Apresiasi Kepedulian Sosial Medco kepada Masyarakat Aceh Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:06

H. Mukhlis ST Lepas Kontingen Pramuka Menuju Cibubur, Jakarta Timur.

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:58

Tim Asesor Lakukan Visitasi Akreditasi di SDN 11 Jeunieb.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x