Korban Bencana Aceh Tamiang Mulai Tempati Huntara, Bupati Armia: Kita Targetkan Tidak Ada Warga Yang Lebaran di Tenda

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Masyarakat Aceh Tamiang korban banjir secara resmi menghuni Huntara (Hunian Sementara). Penyerahan kunci diberikan langsung Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi kepada masyarakat pada Kamis, (8/1/26) di Kampung Upah, Kec. Karang Baru.

Serah terima ini menjadi tonggak penting bagi warga terdampak yang selama ini berada dalam kondisi darurat. Hunian sementara ini disiapkan sebagai ruang transisi yang aman, layak, dan manusiawi agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih normal.

“Warga yang menghuni huntara ini adalah warga yang kehilangan rumah akibat banjir November lalu. Tidak lama kali kita menyambut Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri. Saya tidak ingin ada warga yang berlebaran di tenda, jadi kita terus berupaya semaksimal mungkin agar mereka mendapatkan hunian yang layak,” ujar Bupati Armia.

Bupati menjelaskan kondisi Aceh Tamiang yang saat ini belum kondusif dan masih bertarung dengan lumpur. Pemkab Aceh Tamiang sedang melakukan pengerjaan bertahap untuk membersihkan lumpur dan menargetkan akan selesai sebelum bulan Ramadhan.

“Masyarakat Aceh Tamiang tercinta, Kita sama-sama berjuang untuk bangkit kembali. Saya akan perjuangkan semua untuk masyarakat Aceh Tamiang,” ucap Armia membangkitkan semangat.

Bupati Armia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca banjir terlebih atas kecepatan pembangunan huntara yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Ini hunian pertama yang kami terima sejak bencana. Masyarakat sudah lama menunggu hunian yang layak. Distribusi akan dilakukan bertahap, dimulai 100 unit agar proses adaptasi berjalan baik,” kata Armia.

Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menegaskan bahwa pembangunan huntara bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik.
“Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan rumah, tetapi bagaimana hunian ini benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali membangun kehidupan,” ucap Rohan.

Hunian dirancang memenuhi standar hunian darurat yang aman dan fungsional, dilengkapi akses air bersih, sanitasi memadai, listrik, serta dukungan layanan kesehatan. Tak hanya itu, kawasan huntara juga dilengkapi fasilitas pendukung sosial seperti klinik, taman bermain, akses internet, dan listrik gratis, sehingga warga tidak hanya memperoleh tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung pemulihan fisik dan sosial.

Dari hunian sederhana inilah, proses pemulihan diharapkan terus bergerak perlahan namun pasti menghadirkan harapan baru bagi warga Aceh yang tengah bangkit kembali.

Berdasarkan data yang diterima, sebanyak 600 huntara ini akan dihuni sebanyak 154 KK warga Sukajadi, Kec. Karang Baru, 179 KK warga Bundar, Kec. Karang Baru, 65 KK warga Kampung Kota, Kec. Kota Kualasimpang dan 65 KK warga Kotalintang, Kec. Kota Kualasimpang dan warga sekitar lokasi Huntara ( Jon )

Berita Terkait

BUMDes Permata Majapahit Tak Transparan, Warga Tanjangrono Tuntut Kejelasan
DPC PKB Kota Langsa Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Fokus Rekrutmen Kader dan Pemenangan 2029
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 30 Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Geuchik Seuneubok Drien
POLRES ACEH TAMIANG RAIH PENGHARGAAN KAPOLRI ATAS CAPAIAN IKPA SEMPURNA TAHUN ANGGARAN 2025
Camat Sekerak Gelar Temu Ramah Bersama Kapolsek Karang Baru yang Baru
7 Gugus Jenjang MI Tampil Liga Sepak Bola Mini Soccer ke-3.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Zulkarnain, S.K.M. Tampung Keluhan Konstituennya, Infra Struktur hingga Bantuan Sosial Jadi Sorotan
DPP KAMPUD: Penetapan Tersangka Eks Jampidsus FA Tanpa Rompi Tahanan dan Borgol, Ada Perlakuan Khusus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06

Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:05

RAPAT KE-2 SEKBER FAHMI: PERKUAT SINERGI ADVOKAT DAN MEDIA, SIAP BENTUK TIM AHLI HINGGA PENGEMBANGAN APLIKASI

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x