InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan laju inflasi daerah. Langkah konkret yang diambil ialah dengan menggerakkan petani menanam komoditas cepat panen seperti cabai dan bawang yang saat ini harganya melambung tinggi dipasar.
Berlokasi di Kampung Ie Bintah Kecamatan Manyak Payed, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH menanam langsung kegiatan Bawang Merah bersama kelompok tani Tepah Jaya yang dipusatkan di lahan pertanian produktif daerah setempat. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Dalam arahannya, Bupati Armia menyampaikan bahwa pergerakan inflasi di tingkat daerah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan bahan pokok di pasar. Bawang merah merupakan salah satu komoditas bumbu dapur utama yang kerap menyumbang angka inflasi tinggi akibat ketidakstabilan stok.
“Diharapkan nantinya, ketika bawang ini panen mampu mengendalikan harga pasar dengan bijak”, ujar Bupati Armia.
Pemkab Aceh Tamiang, melalui Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan, memberikan dukungan penuh kepada para kelompok tani berupa fasilitasi bibit bawang merah unggul. program ini ditargetkan mampu mengubah wilayah sentra pertanian lokal menjadi lumbung bawang yang berkelanjutan.
Melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian dan pekarangan, Bupati Armia optimistis stabilitas harga dapat terjaga secara jangka panjang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Forkopimcam dan aparatur kampung, untuk aktif menggalakkan gerakan menanam tanaman cepat panen.
Dilahan dua hektar lebih yang ditanami bawang bibit dari Brebes diperkirakan akan menghasilkan panen sebanyak 50 ton yang diharapkan mampu mengendalikan harga pasar secara normal.
Saat melakukan penanaman Bupati Armia didampingi oleh Kadis Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Aceh Tamiang dan lainnya ( Jon )

















