Gampong Geudubang Jawa Calon Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi Aceh

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com.- Langsa
Gampong (Desa) Geudubang Jawa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa mengikuti Penilaian Calon Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi Aceh, Jum’at 21 November 2025 di Kantor Geuchik setempat.

Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, diwakili oleh Asisten I Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Suriyatno, AP, MSP., membuka acara yang dihadiri Pimpinan OPD, Camat, Geuchik, Tuha Peut, Perangkat Gampong, Tokoh Masyarakat dan para tamu undangan lainnya.

Hadir juga Tim Penilai yang diketuai oleh Auditor Madya Inspektorat Aceh Cut Desma Saminara, SE, M.Si, CRMP., untuk melakukan verifikasi lapangan dan menilai pemenuhan berbagai indikator yang ditetapkan dalam Program Desa Antikorupsi, sebagaimana diprakarsai oleh Kementerian Dalam Negeri dan KPK RI.

Membuka acara Asisten I Pemko Langsa Suriyatno menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada Pemerintah Gampong Geudubang Jawa untuk dapat lolos penilaian yang dilaksanakan oleh tim penilai.

“Kami sangat senang dengan terlaksananya kegiatan ini. Besar harapan kami Gampong Geudubang Jawa dapat masuk serta layak menjadi Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi Aceh dan nantinya akan menjadi contoh bagi gampong lainnya di Kota Langsa,” ungkapnya.

Pemko Langsa dalam hal ini juga telah menekankan kepada seluruh aparatur untuk mengedepankan sistem kerja bersih dan transparan. Ini penting bagi kita selaku pelayan masyarakat dan ini juga akan menjadi contoh yang baik atas pelaksanaan tugas serta tanggungjawab kita kepada masyarakat.

Lalu pada kesempatan yang sama, Cut Desma Saminara menegaskan pentingnya membangun budaya integritas sejak level pemerintahan gampong. Ia berharap Gampong Geudubang Jawa terus memperkuat transparansi dan menjadi role model tata kelola pemerintahan yang bersih di Aceh.

Ada enam indikator utama yang digunakan dalam menilai desa antikorupsi meliputi tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, pelayanan publik, partisipasi masyarakat, kelembagaan desa, dan kearifan lokal.

“Di era digitalisasi sekarang ini transparansi adalah kunci utama kita untuk memenuhi pelayanan terhadap publik. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran harus diketahui oleh masyarakat,” paparnya.

Masih katanya, kehadiran dan keikutsertaan masyarakat pada kegiatan ini juga menjadi tolak ukur penting dan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi tersebut.

“Dengan dilaksanakannya penilaian ini, Gampong Geudubang Jawa diharapkan mampu meraih predikat Desa Antikorupsi dan menjadi contoh bagi gampong lain di Kota Langsa maupun di Provinsi Aceh,” pungkas Auditor Madya Inspektorat Aceh Cut Desma Saminara.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan paparan pemenuhan indikator Desa Antikorupsi oleh Geuchik Gampong Geudubang Jawa serta inovasi pencegahan korupsi yang telah diterapkan di tingkat gampong, yang dipandu moderator dari Tim Penilai Provinsi Aceh.

Usai pemaparan, Tim Penilai Provinsi Aceh melakukan pengecekan dokumen dan verifikasi lapangan untuk memastikan implementasi seluruh indikator berjalan sesuai ketentuan dan bukan hanya bersifat administratif.

Sebagai informasi, Program Desa Antikorupsi adalah bagian dari strategi pencegahan korupsi berbasis komunitas yang menekankan partisipasi warga dan akuntabilitas pemerintahan paling bawah. Jika terpilih, Geudubang Jawa ini akan menjadi contoh praktik tata kelola desa yang bersih dan terbuka di Aceh.

Redaksi

Berita Terkait

Ratusan Guru dan Siswa SMP Dibekali Cara Cegah Bullying.
Dua Personil Koramil 02/KB Kodim 0117/A.Tam Berhasil Lolos PORA 2026
Pangdam IM Siagakan PRCPB Hadapi Potensi Bencana Susulan di Tengah Cuaca Ekstrem Aceh
12 TIM Jenjang SD se-Kabupaten Bireuen Ikut Serta Berlaga di GSI 2025,
Dr.Emi IAIN Langsa: Visi adalah Janji Institusi
Lokakarya mini tribulanan IV UPTD Puskesmas seleleh kecamatan karang baru tahun 2025
Universitas Battuta Ikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar
Puluhan Wirausaha Mengikuti Sosialisasikan Perbup 29/2023 untuk Dorong Kemudahan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 13:26

Ratusan Guru dan Siswa SMP Dibekali Cara Cegah Bullying.

Selasa, 25 November 2025 - 13:23

Dua Personil Koramil 02/KB Kodim 0117/A.Tam Berhasil Lolos PORA 2026

Selasa, 25 November 2025 - 11:51

Pangdam IM Siagakan PRCPB Hadapi Potensi Bencana Susulan di Tengah Cuaca Ekstrem Aceh

Selasa, 25 November 2025 - 09:39

12 TIM Jenjang SD se-Kabupaten Bireuen Ikut Serta Berlaga di GSI 2025,

Selasa, 25 November 2025 - 09:31

Dr.Emi IAIN Langsa: Visi adalah Janji Institusi

Selasa, 25 November 2025 - 09:15

Universitas Battuta Ikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025 di Universitas Hasanuddin Makassar

Selasa, 25 November 2025 - 09:08

Puluhan Wirausaha Mengikuti Sosialisasikan Perbup 29/2023 untuk Dorong Kemudahan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.

Selasa, 25 November 2025 - 09:02

Istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Lhokseumawe.

Berita Terbaru

Uncategorized

Ratusan Guru dan Siswa SMP Dibekali Cara Cegah Bullying.

Selasa, 25 Nov 2025 - 13:26

Uncategorized

Dr.Emi IAIN Langsa: Visi adalah Janji Institusi

Selasa, 25 Nov 2025 - 09:31

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x