Prabowo Perintahkan BNPB Langsung Terjun ke Lokasi Terdampak Gempa di Sulut dan Malut

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI

InfoLangsa Com – Jakarta, 2 April 2026
Pemerintah bergerak cepat merespons gempa berpotensi tsunami yang terjadi di Perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4). Presiden RI Prabowo Subianto langsung memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan instansi terkait untuk segera turun langsung ke lokasi terdampak.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan Prabowo telah menerima laporan mengenai gempa yang terjadi ini dan langsung memberikan arahan agar penanganan darurat bisa dilakukan secepat mungkin.

“Bapak Presiden sejak tadi pagi sudah mendapat laporan dan sudah memerintahkan kami BNPB, BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), dan Basarnas (Badan SAR Nasional) di bawah koordinasi Bapak Menko PMK (Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno) untuk terus langsung membantu masyarakat terdampak. Dan kami sudah diperintahkan di kesempatan awal hari ini juga sudah harus berangkat ke daerah bencana,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menegaskan langkah cepat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama, terutama bagi korban bencana.

BNPB meminta seluruh unsur di daerah, mulai dari BPBD, TNI, Polri, hingga kementerian dan lembaga untuk berkolaborasi mengaktifkan posko tanggap darurat di masing-masing kabupaten/kota. Posko tersebut diharapkan mampu memastikan kebutuhan dasar masyarakat bisa terpenuhi.

“Dari posko itu yakinkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak seperti logistik permakanan, pakaian, air bersih dan sebagainya ini betul-betul bisa dipenuhi,” imbuhnya.

BNPB juga meminta pemerintah daerah segera mendata dan memverifikasi kerusakan yang terjadi akibat bencana ini, termasuk rumah warga, rumah sakit, hingga fasilitas umum lainnya.

“Mohon ini juga segera dibentuk tim untuk melakukan assessment, melakukan verifikasi, sehingga data-data yang hari ini baru terkumpul sebagian, semakin hari, semakin lengkap dan semakin sempurna,” kata dia.

BNPB juga menekankan pentingnya kehadiran langsung Kepala Pelaksanan BPBD di tengah masyarakat terdampak untuk memberikan informasi yang akurat sekaligus memastikan korban yang mengalami kerugian dapat segera ditangani.

“Di satu sisi memberikan informasi yang betul, dan di sisi lain apabila ada masyarakat terdampak yang mendapat kesusahan, atau asetnya atau rumahnya rusak, segera bisa dilaporkan dan dilakukan penggantian pada kesempatan pertama,” ucapnya.

Kemudian, BNPB meminta Basarna segera membentuk tim khusus yang langsung ke lapangan. Tujuannya untuk memastikan jumlah korban selamat maupun jiwa terdata dengan akurat.

“Mungkin masih ada korban-korban lain yang perlu dicari, perlu ditemukan, perlu ditolong, ini segera juga akan dibentuk tim-tim pencarian dan pertolongan,” tambahnya.

Suharyanto memastikan tim gabungan dari pemerintah pusat di bawah koordinasi BNPB akan segera diberangkatkan ke wilayah terdampak di Maluku Utara dan Sulawesi Utara guna memperkuat penanganan di lapangan.

“Nanti sesampainya kami di sana, kita akan rapat lebih rinciuntuk membahas, menemukan, dan menyelesaikan segala permasalahan penanggulangan bencana yang ada di daerah,” kata Suharyanto.

Redaksi

Berita Terkait

Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari
Masih Berstatus Saksi Meskipun Fakta Sidang Terbuka! KCBI Desak KPK Tersangkakan Pejabat Pemkab Bekasi Penerima Fee Proyek
Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes
SIM Digital Sah dan Setara dengan SIM Fisik, Korlantas Polri Tegaskan Keabsahannya
POLRES OKI DAN BRIMOB PERBAIKI JEMBATAN MERAH PUTIH DI DESA JERMUN
POLRES OKI DAN BRIMOB PERBAIKI JEMBATAN MERAH PUTIH DI DESA JERMUN
Lakukan Audiensi Dengan Wapres RI, PERDISKI Optimis Munas II Sukses
OKNUM ORANG DEKAT BUPATI DIDUGA ANCAM WARTAWAN, DINILAI HAMBAT TUGAS JURNALISTIK
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:07

Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:53

Masih Berstatus Saksi Meskipun Fakta Sidang Terbuka! KCBI Desak KPK Tersangkakan Pejabat Pemkab Bekasi Penerima Fee Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:10

Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:26

SIM Digital Sah dan Setara dengan SIM Fisik, Korlantas Polri Tegaskan Keabsahannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:22

POLRES OKI DAN BRIMOB PERBAIKI JEMBATAN MERAH PUTIH DI DESA JERMUN

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:11

Lakukan Audiensi Dengan Wapres RI, PERDISKI Optimis Munas II Sukses

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:12

OKNUM ORANG DEKAT BUPATI DIDUGA ANCAM WARTAWAN, DINILAI HAMBAT TUGAS JURNALISTIK

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:03

Di Persimpangan Zaman: Menjaga Idealisme Jurnalisme di Tengah Gelombang Digital

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x