Capai 80 Persen, Prajurit TNI dan Kementerian PU Kebut Pembangunan Jembatan Bailey Kuta Blang

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Bireuen
Pembangunan Jembatan Bailey Kuta Blang yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di wilayah Kecamatan Krueng Tikeum, Kabupaten Bireuen, terus dikebut pengerjaannya. Pembangunan jembatan darurat ini dilaksanakan oleh prajurit Kodam Iskandar Muda secara kolaboratif bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam. Hingga Rabu (24/12/2025), progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh beberapa waktu lalu. Putusnya jembatan ini menyebabkan terganggunya akses transportasi yang menjadi jalur utama penghubung antarkabupaten, sehingga berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas sosial dan perekonomian warga, khususnya yang melintasi jalur Kabupaten Bireuen menuju Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.

Sebagai bentuk respons cepat dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana, Kodam Iskandar Muda melalui Satgas Penanggulangan Bencana Alam segera mengambil langkah strategis dengan membangun Jembatan Bailey. Jembatan jenis ini dipilih sebagai solusi sementara yang efektif, kuat, dan fungsional guna mengembalikan konektivitas wilayah yang terputus. Jembatan Bailey Kuta Blang memiliki panjang bentang jembatan yang sebelumnya putus sekitar 50 meter, dengan total panjang konstruksi yang dipasang mencapai 63 meter.

Jembatan ini menggunakan tipe Bailey 2-1 sebanyak 21 petak dengan material jembatan milik Dinas Pekerjaan Umum (PU). Konstruksi tersebut dirancang untuk memiliki daya dukung hingga 60 ton, sehingga memungkinkan untuk dilalui kendaraan berat, kendaraan logistik, kendaraan dinas, serta sarana transportasi masyarakat secara aman dan lancar.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan melibatkan sebanyak 33 personel TNI yang bekerja secara intensif, profesional, dan terkoordinasi di lapangan, bersinergi dengan unsur terkait. Para prajurit TNI bersama tim teknis PU terus mengoptimalkan waktu dan sumber daya yang ada demi memastikan pekerjaan selesai sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi.

Keberadaan Jembatan Bailey Kuta Blang ini diharapkan dapat segera memulihkan akses penghubung antardaerah yang sempat terisolasi akibat bencana. Selain memperlancar arus transportasi dan distribusi bantuan kemanusiaan, jembatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat, mempercepat pemulihan aktivitas sosial, serta mendukung stabilitas wilayah pascabencana.

Pembangunan jembatan darurat ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam penanggulangan bencana serta wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Melalui kerja sama lintas sektor dan semangat gotong royong, diharapkan konektivitas antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh Utara dapat kembali normal, sehingga kehidupan masyarakat dapat segera bangkit dan berjalan seperti sediakala setelah bencana alam yang terjadi.

Redaksi

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:12

Perbaikan Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh Jadi Langkah Pemulihan Pascabanjir Bandang

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:49

Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang Di Minang Gini Aceh Tamiang Terbakar, Api Belum Padam

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:59

Rapat Ditunda, Datok Penghulu se Kecamatan Sekerak Kecewa Terhadap Ketua DPRK Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:43

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:40

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x