Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr.,C.ME.,C.LS.,C.S,

InfoLangsa.Com
Tanggal 28 Maret 2026 akan menjadi catatan penting dalam sejarah perlindungan anak di Indonesia. Seiring dengan perkembangan teknologi digital yang pesat, kita menyaksikan bagaimana dampak besarnya mempengaruhi karakter anak-anak kita. Sebagai pendidik dan kepala sekolah di SMA Unggul Cut Nyak Dhien, saya melihat langsung bagaimana teknologi digital bagaikan pedang bermata dua bagi para siswa.

Di satu sisi, akses informasi tak terbatas membuka cakrawala belajar yang luar biasa. Namun di sisi lain, paparan platform digital tanpa filter dan batasan usia sering kali membawa dampak destruktif, mulai dari krisis fokus, gangguan kesehatan mental, hingga lunturnya empati sosial di dunia nyata.

Kehadiran PP Tunas bukan sekadar regulasi pembatasan, melainkan angin segar bagi ekosistem pendidikan. Kebijakan ini selaras dengan semangat transformasi pendidikan di Aceh, di mana kita tidak hanya dituntut untuk mencetak generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan bijak secara karakter.

Arahan dari kementerian mengenai prinsip 3S (Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break) menawarkan kerangka praktis yang sangat relevan untuk diaplikasikan, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.

*Pertama, Screen Time (Batasi Waktunya)*
Waktu remaja terlalu berharga jika hanya dihabiskan untuk menatap layar. Di sekolah, kami terus mendorong siswa agar menggunakan gawai secukupnya, terutama untuk keperluan riset dan pembelajaran.

*Kedua, Screen Zone (Gunakan di Tempat yang Tepat)*
Kecerdasan emosional dan sosial dibangun melalui kehadiran secara utuh (mindful presence). Siswa harus memahami bahwa tidak semua tempat adalah area untuk bermain gawai.

*Ketiga, Screen Break (Istirahatkan Mata dan Tubuh)*
Kita sering lupa bahwa pengalaman terbaik di masa muda terjadi di dunia nyata, bukan di balik layar kaca.

PP Tunas adalah momentum kolaborasi. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Kebijakan ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Mari jadikan regulasi ini sebagai lompatan bersama untuk memastikan anak-anak kita tidak menjadi budak algoritma, melainkan tuan atas masa depannya sendiri.

Oleh: Muhammad Rizky, S.Pd.,Gr.,C.ME.,C.LS.,C.S,(Kepala Sekolah SMA Unggul Cut Nyak Dhien)

 

Di terbitkan Oleh : Redaksi InfoLangsa.Com 

 

Berita Terkait

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang
BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing
Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah
Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua
Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026
Jangan Tunggu Sungai Rusak Total! Dugaan Limbah PETI Mengalir ke Aliran Sungai, APH Diminta Turun
Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur
Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate bersama piket fungsi Berjaga di Kampus UNM Parangtambung.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:30

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 09:31

BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing

Kamis, 24 September 2026 - 07:27

Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah

Rabu, 23 September 2026 - 12:28

Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua

Rabu, 23 September 2026 - 11:11

Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026

Rabu, 23 September 2026 - 05:16

Tim Satgas PRR Tinjau Kerusakan Pascabencana di Aceh Timur, Fokus Pulihkan Infrastruktur

Rabu, 23 September 2026 - 04:39

Antisipasi Bentrok Susulan, Kapolsek Tamalate bersama piket fungsi Berjaga di Kampus UNM Parangtambung.

Rabu, 23 September 2026 - 03:25

Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x