Aparat Gabungan TNI–Polri Razia Bendera GAM di Perbatasan Aceh Utara–Bireuen

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025 - 07:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Utara
Dengan adanya situasi bencana alam banjir yang menimpa di sebagian besar Provinsi Aceh, aparat gabungan TNI dan Polri menggelar kegiatan pengamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya untuk mencegah terjadinya kegiatan-kegiatan yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas di seluruh wilayah Provinsi Aceh.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 25 Desember 2025 pukul 15.10 WIB hingga Jumat, 26 Desember 2025 pukul 02.10 WIB, berlokasi di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, Desa Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Penertiban melibatkan sekitar 214 personel gabungan TNI–Polri dan dipimpin oleh Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M., D.S., bersama Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.

Sejak sore hari, personel gabungan telah melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi antara Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireun. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan kendaraan secara persuasif terhadap rombongan konvoi yang melintas, guna memastikan tidak adanya atribut maupun barang yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Pada malam hari, saat dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan rombongan dari Kabupaten Pidie, terjadi kesalahpahaman yang dipicu oleh adanya provokasi dari sebagian massa. Situasi tersebut sempat menimbulkan gesekan antara petugas dan massa. Namun demikian, aparat gabungan dengan cepat melakukan langkah-langkah pengendalian dan pendekatan persuasif sehingga kondisi dapat segera dikendalikan dan kembali kondusif.

Sebagai bagian dari upaya penyelesaian, pada Jumat dini hari dilakukan mediasi antara koordinator rombongan konvoi Azillul Nazima Tiro dan pimpinan aparat gabungan. Hasil mediasi menghasilkan kesepakatan damai, di mana kedua belah pihak sepakat mengakhiri permasalahan secara kekeluargaan. Koordinator rombongan juga menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi, serta menyatakan tidak akan ada tuntutan di kemudian hari. Beberapa warga yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya atribut, spanduk, serta beberapa senjata tajam. Seluruh barang tersebut diamankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Aparat gabungan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif semata dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat, khususnya di jalur lintas utama antar kabupaten. Setelah mediasi, rombongan konvoi tidak melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Aceh Tamiang dan memilih untuk beristirahat di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Rencana bantuan sosial yang dibawa rombongan akan disalurkan kepada masyarakat terdampak di sekitar wilayah Aceh Utara.

Secara keseluruhan, kegiatan penertiban berakhir dalam keadaan aman dan kondusif. Aparat TNI–Polri mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi damai, menahan diri, serta mengedepankan komunikasi dan kerja sama demi terciptanya stabilitas keamanan di Aceh.

Redaksi

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:12

Perbaikan Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh Jadi Langkah Pemulihan Pascabanjir Bandang

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:49

Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang Di Minang Gini Aceh Tamiang Terbakar, Api Belum Padam

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:59

Rapat Ditunda, Datok Penghulu se Kecamatan Sekerak Kecewa Terhadap Ketua DPRK Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:43

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:40

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x