Pemkab Aceh Tamiang Kebut Perecapatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lahan Pertanian

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Pemerintah Aceh Tamiang terus mempercepat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian pascabencana sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Proses pemulihan lahan pertanian terdampak difokuskan pada pembersihan material lumpur, normalisasi saluran irigasi (primer hingga tersier), perbaikan pematang, dan pengolahan tanah.

Senin, (22/6/25) Bupati yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yunus, SP bersama Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi melakukan peninjauan sawah yang telah dilakukan rehabilitasi di Kampung Matang Tepah, Kecamatan Bendahara seluas 10,32 Hektare.

Melalui keterangan Ketua Kelompok Tani Bersatu, kegiatan menanam padi akan segera dilakukan dan diprediksikan pada tanggal 15 Oktober 2026 sudah memasuki masa panen.

“Alhamdulillah para petani sudah bisa kembali menanam padi kembali. Biasanya, hasil padi di wilayah ini mencapai 8-9 ton padi per Hektare,” ucap Ketua Koktan.

Ia pun menuturkan, selama 2 tahun terakhir para petani mudah mendapatkan pupuk dan dengan harga yang relatif murah.

Staf Ahli, Yunus berharap semoga upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang di masa Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi ini bisa mengembalikan kehidupan ekonomi masyarakat seperti sedia kala bahkan lebih baik lagi

(Jon – InfoLangsa com)

Berita Terkait

Optimalkan Anak Multikultural Sebagai Aset Bangsa, HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan Masuk Prolegnas
APMP Jatim Pertanyakan Ketegasan Pemkot Surabaya Usai Proyek Diduga Lalai Renggut Nyawa Warga
Sekolah Masa Depan Butuh Pemimpin Adaptif & Melek AI” – Pesan UNJ untuk Calon Guru UTHM Malaysia
22.250 KK Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III
Kodim 0108/Aceh Tenggara Bersama Warga merapikan Lantai Jembatan Gantung di Kec. Ketambe, Aceh Tenggara.
MONITORING DAN EVALUASI SDM, RUTAN KELAS I TANGERANG IKUTI SOSIALISASI DISIPLIN PEGAWAI BERDASARKAN PP NOMOR 94 TAHUN 2021
PT PMM Desak Presiden Prabowo Evaluasi Satgas, Poltak: Dua Kali Lolos Uji Lab, Mengapa Masih Dianggap Penyelundup?
CEGAH STUNTING, DINKES ACEH TAMIANG BEKALI TIM PMT IBU HAMIL & BALITA KURANG GIZI DI KARANG BARU
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:55

Optimalkan Anak Multikultural Sebagai Aset Bangsa, HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan Masuk Prolegnas

Senin, 22 Juni 2026 - 12:59

APMP Jatim Pertanyakan Ketegasan Pemkot Surabaya Usai Proyek Diduga Lalai Renggut Nyawa Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55

Pemkab Aceh Tamiang Kebut Perecapatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lahan Pertanian

Senin, 22 Juni 2026 - 12:44

Sekolah Masa Depan Butuh Pemimpin Adaptif & Melek AI” – Pesan UNJ untuk Calon Guru UTHM Malaysia

Senin, 22 Juni 2026 - 08:02

22.250 KK Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III

Senin, 22 Juni 2026 - 07:08

MONITORING DAN EVALUASI SDM, RUTAN KELAS I TANGERANG IKUTI SOSIALISASI DISIPLIN PEGAWAI BERDASARKAN PP NOMOR 94 TAHUN 2021

Senin, 22 Juni 2026 - 07:04

PT PMM Desak Presiden Prabowo Evaluasi Satgas, Poltak: Dua Kali Lolos Uji Lab, Mengapa Masih Dianggap Penyelundup?

Senin, 22 Juni 2026 - 06:59

CEGAH STUNTING, DINKES ACEH TAMIANG BEKALI TIM PMT IBU HAMIL & BALITA KURANG GIZI DI KARANG BARU

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x