Sekolah Masa Depan Butuh Pemimpin Adaptif & Melek AI” – Pesan UNJ untuk Calon Guru UTHM Malaysia

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Langsa
Gimana caranya bikin sekolah nggak gagap teknologi? Itu yang dibahas UNJ bareng UTHM Malaysia, 22 Juni 2026.

Lewat program ELEVATE 2026 di Perpustakaan Tunku Tun Aminah, UNJ kirim tim terbaiknya: 9 mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM). Misi mereka satu: bekali calon guru UTHM dengan ilmu kepemimpinan era digital.

Satu narasi, satu suara dari tim PDIM UNJ:
“Sekolah masa depan nggak cukup dipimpin yang jago administrasi aja. Pemimpinnya harus adaptif, berintegritas, paham AI, jaga mental & kesejahteraan guru, plus berani ambil keputusan pakai data. Kuncinya: bangun budaya kolaborasi biar sekolahnya sustainable,”

Sesi nggak kaku. Mahasiswa UTHM diajak bedah kasus: kalau AI masuk kelas, etis nggak? Gurunya kesejahteraannya gimana? Semua stakeholder dilibatkan nggak?

Hasilnya? UNJ dapat Sijil Penghargaan dari Johor Business School UTHM. Bukti kolaborasi Indonesia-Malaysia ini nyata.

“Kolaborasi internasional itu bukan cuma tukar ilmu. Tapi bareng-bareng kita bangun masa depan pendidikan ASEAN yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas tim PDIM.

Redaksi

Berita Terkait

Optimalkan Anak Multikultural Sebagai Aset Bangsa, HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan Masuk Prolegnas
APMP Jatim Pertanyakan Ketegasan Pemkot Surabaya Usai Proyek Diduga Lalai Renggut Nyawa Warga
Pemkab Aceh Tamiang Kebut Perecapatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lahan Pertanian
22.250 KK Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III
Kodim 0108/Aceh Tenggara Bersama Warga merapikan Lantai Jembatan Gantung di Kec. Ketambe, Aceh Tenggara.
MONITORING DAN EVALUASI SDM, RUTAN KELAS I TANGERANG IKUTI SOSIALISASI DISIPLIN PEGAWAI BERDASARKAN PP NOMOR 94 TAHUN 2021
PT PMM Desak Presiden Prabowo Evaluasi Satgas, Poltak: Dua Kali Lolos Uji Lab, Mengapa Masih Dianggap Penyelundup?
CEGAH STUNTING, DINKES ACEH TAMIANG BEKALI TIM PMT IBU HAMIL & BALITA KURANG GIZI DI KARANG BARU
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:55

Optimalkan Anak Multikultural Sebagai Aset Bangsa, HAKAN Dorong Revisi UU Kewarganegaraan Masuk Prolegnas

Senin, 22 Juni 2026 - 12:59

APMP Jatim Pertanyakan Ketegasan Pemkot Surabaya Usai Proyek Diduga Lalai Renggut Nyawa Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 12:55

Pemkab Aceh Tamiang Kebut Perecapatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Lahan Pertanian

Senin, 22 Juni 2026 - 12:44

Sekolah Masa Depan Butuh Pemimpin Adaptif & Melek AI” – Pesan UNJ untuk Calon Guru UTHM Malaysia

Senin, 22 Juni 2026 - 08:02

22.250 KK Aceh Tamiang Terima Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tahap III

Senin, 22 Juni 2026 - 07:08

MONITORING DAN EVALUASI SDM, RUTAN KELAS I TANGERANG IKUTI SOSIALISASI DISIPLIN PEGAWAI BERDASARKAN PP NOMOR 94 TAHUN 2021

Senin, 22 Juni 2026 - 07:04

PT PMM Desak Presiden Prabowo Evaluasi Satgas, Poltak: Dua Kali Lolos Uji Lab, Mengapa Masih Dianggap Penyelundup?

Senin, 22 Juni 2026 - 06:59

CEGAH STUNTING, DINKES ACEH TAMIANG BEKALI TIM PMT IBU HAMIL & BALITA KURANG GIZI DI KARANG BARU

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x