Pupuk Langka, Petani Kian Resah, Pemerhati Sosial Aceh Timur Minta Dinas Terkait Segera Turun kelapangan

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Timur
Kalangan petani di Kabupaten Aceh timur masih dihadapkan pada persoalan berat, menyusul langkanya pasokan pupuk bersubsidi beberapa waktu belakangan. Saat ini, beberapa jenis pupuk bersubsidi yang sangat dibutuhkan oleh kalangan petani baik untuk padi sawah, kebun jagung dan berbagai komoditi, menghilang di pasaran.

Kalaupun ada stok pupuk dikecamatan lain, kalangan petani harus membeli dengan harga yang sangat mahal, jauh diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) seperti yang ditetapkan pemerintah Bahkan saat ini, harga jual satu karung pupuk jenis NPK-Urea bisa di kirasan Rp.120.000-Rp.130.000 per karungnya jauh dibandingkan harga pupuk subsidi yang maksimal mencapai Rp90.000 per karung.ujar Dedi Saputra SH pemerhati sosial saat mendengar keluhan dari para petani pada beberapa kecamatan dikabupaten aceh timur.

Di Aceh Timur ada beberapa kecamatan seperti,Banda Alam,Idi Tunong, peudawa dan ranto Peureulak, dan wilayah barat aceh timur mengalami kelangkaan pupuk diduga adanya keterlambatan dari beberapa distributor perusahaan pupuk yang wilayah kerja dalam kebupaten aceh timur.

Bahkan, keluhan yang sama diutarakan oleh beberapa petani, yang harus membeli pupuk keluar kecamatan domisili dengan harga yang relatif tinggi, sehingga berdampak semakin tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk pengembangan pertanian “entah sampai kapan kondisi ini berlangsung, kami semakin kewalahan dan kecewa, sementara tanaman harus cepat cepat dipupuk, “ungkapnya.

“Kami para petani dikabupaten aceh timur berharap agar kelangkaan pupuk ini segara bisa kembali normal agar tidak terjadi gagal panen atau berkurangnya hasil petanian ujarnya kepada media ini.

Pemerhati sosial Aceh Timur Dedi Saputra Bersama dengan rekan media akan turun ke tiap tiap kecamatan untuk melakukan investigasi terkait kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk, apakah ada permainan dilapangan sehingga para petani kian resah akibat kelangkaan pupuk tersebut.

“Saya berharap kepada dinas pertanian Aceh Timur dan penyuluhan kabipaten aceh timur tidak tutup mata agar segera turun kelapangan guna mengatasi kelangkaan pupuk tersebut.pungkas Dedi.(Jimbrown)

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Dekopin Sumut Komit Dukung Ekonomi Kerakyatan Melalui Koperasi
Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa Tangkap Residivis Narkoba, Sita 12 Paket Sabu
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Ksatria Trunojoyo Bersinergi dengan Mahasiswa Pulihkan Aceh Pasca Bencana Banjir
Kodim 0111/Bireuen Dukung Kenyamanan Ibadah Lewat Pengecatan Meunasah.
Bener Meriah Bernapas Lega, Jembatan Bailey Bener Pepanyi Telah Rampung
Wagub Aceh Meresmikan Diklat PPIH Kloter Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:44

Jelang Ramadhan Arifa Group Adakan Family Gathering.

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:31

Dandim 0117/Aceh Tamiang Mengikuti Upacara Penutupan Latsidartanus

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:02

Ir. H. Saifuddin Muhammad Membuka Seleksi Juang FC untuk Piala Soeratin Aceh 2026.

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:56

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Bireuen dan FH Indonesia Salurkan Bantuan Non Tunai Serta Perkuat Akses Air Bersih

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:50

Program Makanan Bergizi Gratis Diminta Tak Asal Jalan, Pengawasan Harus Ketat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:05

Camat Peusangan Hadiri dan Ikut Serahkan Bantuan Non Tunai kepada Warga Pante Lhong

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03

Bupati Bireuen Sambut Baik Program Bantuan Non Tunai FH Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:53

Rapat Dengar Pendapat DPRK Langsa bersama Pedagang Buah dan Dinas Terkait : Kondusif dan Dinamis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x