Bener Meriah Bernapas Lega, Jembatan Bailey Bener Pepanyi Telah Rampung

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Bener Meriah
Pembangunan Jembatan Bailey yang berlokasi di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, pada ruas lintas KKA yang menghubungkan Aceh Utara–Bener Meriah–Takengon, telah rampung dikerjakan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal). Jembatan tersebut kini telah dapat digunakan oleh masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, Minggu (01/02/2026).

Jembatan Bailey Bener Pepanyi dibangun dengan tipe 1-1 SSR dengan panjang 30 meter atau 10 petak SSR. Pembangunan jembatan ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana dan Denzipur 3/Agni Tirta Dharma, yang bekerja secara maksimal untuk mempercepat pemulihan akses transportasi pascabencana.

Rampungnya pembangunan jembatan Bailey ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setempat. Pasalnya, sebelum jembatan tersebut dibangun, akses transportasi di jalur vital ini sempat terputus akibat kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan oleh bencana alam. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas sosial, pendidikan, serta perekonomian masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey, mobilitas warga kini kembali berjalan normal. Jalur penghubung antardaerah yang sebelumnya terhambat, kini dapat dilalui kembali, sehingga arus transportasi orang dan barang menjadi lebih lancar.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Bailey ini merupakan langkah cepat dan strategis sebagai solusi darurat untuk memulihkan konektivitas antarwilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur.

“Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey ini, akses transportasi yang sebelumnya terputus kini telah kembali normal. Hal ini tentu sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara lancar,” ujar Dandim.

Ia menambahkan bahwa jembatan Bailey dibangun sebagai solusi sementara yang efektif, khususnya untuk menggantikan fungsi jembatan permanen yang rusak, sekaligus memastikan jalur utama tetap dapat digunakan oleh masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi jalur utama mobilitas warga, distribusi logistik, serta mendukung roda perekonomian masyarakat di wilayah Bener Pepanyi dan sekitarnya,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, masyarakat Desa Bener Pepanyi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Satgas Gulbencal serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan Bailey tersebut. Mereka mengaku sangat terbantu dengan pulihnya kembali akses di ruas lintas KKA yang selama ini menjadi jalur penting penghubung antarwilayah.

Menurut warga, berfungsinya kembali jembatan ini memberikan harapan baru bagi percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Aktivitas perdagangan, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan umum kini dapat kembali berjalan dengan normal.

Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Bailey Bener Pepanyi, diharapkan stabilitas aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah secara berkelanjutan demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.

Redaksi

Berita Terkait

Terobosan Pendidikan: “SMA Unggul Cut Nyak Dhien Langsa Gandeng Kodim 0104/Atim Lahirkan Lulusan Sipil Berkarakter Taruna”.
Disfungsi Birokrasi Pendidikan Aceh Selatan: Aktivis Tuding Kadisdik dan Kacabdin Gagal Total, Krisis Ini Tak Lagi Bisa Ditoleransi
Sinergi Pusat dan Daerah, Ketua PW IWO Aceh Temui Sekjen PP IWO di Jakarta
SIARAN PERS RESMI PERUMDA TIRTA PEUSADA
BPJS Ketenagakerjaan dan Kepala Sekolah SMK se Kota Langsa Teken Kerja Sama Lindungi Siswa Magang SMK Tahun 2026
Berhenti Belajar Bagi Guru Bukan “Mekanisme Pertahanan”, Tapi Kemunduran
Menimbang “Pertumbuhan Memiskinkan” di Morowali Utara: Antara Realitas Empiris dan Agenda Perbaikan Tata Kelola
Arshavin Siswa SMU Unggul CND Langsa Berhasil Mendapat Tiket Ke Polandia Di Kegiatan “26 World Scout Jamboree Poland 2027”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 13:52

Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 13:29

Warga Mulai Tersenyum: MCK TMMD 104/Atim Hampir Rampung, Jalan Berlumpur Jadi Kenangan, Dansatgas Apresiasi Gotong Royong dengan Sembako

Senin, 11 Mei 2026 - 12:34

Tancap Gas Kejar Target, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Cor Jembatan-Gorong-Gorong, Pasang Keramik MCK & Bongkar RTLH

Senin, 11 Mei 2026 - 11:23

Perkuat Tata Kelola & Layanan, Perumda Tirta Keumuneng Launching Aplikasi My Tirta Keumuneng dan Gelar Diklat Capacity Building

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01

Diduga Hina Wartawan Saat Dikonfirmasi, Mantan Geuchik Lhok Pu’uk Resmi Dipolisikan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:15

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon V, Bentuk Dinamika dan Penyegaran Organisasi

Senin, 11 Mei 2026 - 10:09

Bupati Aceh Tamiang Bersama Dirjen Adwil Kemendagri Tinjau Instalasi Air Bersih dan Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana di Desa bundar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05

Warga Dusun Garuda Landuh Ditemukan Meninggal Dunia, Personel Koramil 08/Rantau Bantu Evakuasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x