InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Mengawali kalender kerja tahun 2026 dengan semangat rekonsiliasi, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, memimpin Apel Akbar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lapangan upacara kantor bupati setempat, Senin (19/1/26). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum konsolidasi besar untuk membangkitkan kembali muruah birokrasi pasca bencana hidrometeorologi dahsyat yang melumpuhkan Bumi Muda Sedia pada akhir November lalu.
“Kita tidak boleh terpuruk terlalu lama. Aceh Tamiang harus bangkit dan pulih lebih cepat,” ucapnya lugas.
Di hadapan ribuan abdi negara, Bupati Armia menyampaikan pesan emosional yang menyentuh sekaligus membakar semangat untuk menggerakkan kembali roda pemerintahan. Ia menegaskan, kehadiran seluruh ASN dalam apel ini adalah simbol ketangguhan daerah dalam menghadapi krisis.
“Saya rindu bertemu dan berkumpul dengan semua staf saya. Kita belum pernah kumpul seperti ini pasca bencana. Momentum ini adalah bukti nyata bahwa kita masih berdiri tegak dan siap kembali melayani rakyat,” ujar Armia dengan nada haru yang disambut khidmat oleh peserta apel.
Secara khusus, Bupati juga memberikan empati bagi para ASN yang masih berjuang di masa pemulihan. “Kepada rekan-rekan yang belum bisa hadir hari ini, saya doakan agar diberikan keringanan langkah. Bagi yang sedang sakit, semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” tambahnya mendoakan.
Lebih lanjut, Armia menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam mengoptimalkan kembali penyelenggaraan pemerintahan. Ia menitipkan pesan mendalam agar ASN mampu merepresentasikan jati diri masyarakat Aceh Tamiang yang dikenal santun.
“Saya minta para ASN menjadi etalase budaya Melayu yang ramah, sopan, dan elegan dalam menerima seluruh relawan yang hadir sebagai tamu di daerah kita. Bantu mereka, permudah urusan mereka. Mereka adalah bagian dari kekuatan yang membantu pemulihan Bumi Muda Sedia,” pesannya.
Sebagai langkah konkret, Apel Akbar ini ditutup dengan instruksi tegas kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah. Bupati meminta jajarannya memastikan kecukupan pangan bagi seluruh staf dan mewajibkan laporan kondisi rumah masing-masing ASN yang terdampak.
Bupati Armia mengingatkan bahwa fungsi optimal sarana dan prasarana pelayanan publik dalam waktu singkat adalah harga mati. Menurutnya, dedikasi ASN adalah kunci utama agar masyarakat kembali merasakan kehadiran negara dan kepastian pelayanan di tengah masa pemulihan.
( Jon )




















