Enam Jam Lewati Medan Sulit, PMI Aceh Jangkau Warga Terdampak Banjir di Sekerak

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh menempuh medan terjal selama enam jam perjalanan demi menjangkau Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana, Selasa (6/1/2026).

Akses menuju desa tersebut tergolong sulit akibat kondisi jalan yang rusak dan berlumpur pascahujan. Kendati demikian, tim PMI tetap hadir langsung ke lokasi guna memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang disalurkan meliputi logistik kebutuhan dasar, layanan dukungan psikososial bagi anak-anak dan warga terdampak, serta penyediaan layanan internet gratis melalui program Restoring Family Links (RFL) agar warga dapat berkomunikasi dengan keluarga dan mengakses informasi penting pascabencana.

Koordinator Lapangan PMI Aceh Tamiang, Habibi, mengatakan medan yang sulit tidak menyurutkan komitmen PMI dalam pelayanan kemanusiaan.

“Kami harus menempuh perjalanan sekitar enam jam dengan kondisi medan yang cukup berat. Namun, ini tidak menjadi hambatan bagi PMI untuk memastikan bantuan logistik, layanan psikososial, serta akses komunikasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Suka Makmur,” ujar Habibi.

Sementara itu, salah satu warga Desa Suka Makmur, Rayya, mengungkapkan bahwa keterbatasan akses membuat bantuan ke wilayah mereka sangat minim.

“Akses ke desa kami memang sangat sulit dan memakan waktu lama. Akibatnya, bantuan jarang masuk. Sudah lebih dari sebulan setelah banjir, kami masih kekurangan logistik dan air bersih,” kata Rayya.

PMI Aceh menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan bantuan, khususnya ke wilayah terpencil dan sulit diakses, guna membantu pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana. ( Jon )

Berita Terkait

BUMDes Permata Majapahit Tak Transparan, Warga Tanjangrono Tuntut Kejelasan
DPC PKB Kota Langsa Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi, Fokus Rekrutmen Kader dan Pemenangan 2029
Mahasiswa KKN-PPM Unimal Kelompok 30 Gotong Royong Bersihkan Halaman Kantor Geuchik Seuneubok Drien
POLRES ACEH TAMIANG RAIH PENGHARGAAN KAPOLRI ATAS CAPAIAN IKPA SEMPURNA TAHUN ANGGARAN 2025
Camat Sekerak Gelar Temu Ramah Bersama Kapolsek Karang Baru yang Baru
7 Gugus Jenjang MI Tampil Liga Sepak Bola Mini Soccer ke-3.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan H. Zulkarnain, S.K.M. Tampung Keluhan Konstituennya, Infra Struktur hingga Bantuan Sosial Jadi Sorotan
DPP KAMPUD: Penetapan Tersangka Eks Jampidsus FA Tanpa Rompi Tahanan dan Borgol, Ada Perlakuan Khusus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:36

Seleksi Internasional, IAIN Langsa Uji 392 Calon Mahasiswa Asing Secara Daring

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:40

CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x