Truk Terperosok di Bahu Jalan Medan–Banda Aceh, Diduga Akibat Bekas Galian SPAM di Blang Panyang

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.com – Lhokseumawe

Sebuah mobil truk bermuatan penuh bernomor polisi BL 8537 ZA terperosok di bahu Jalan Medan–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, atau di depan lapangan sepak bola Blang Panyang, pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, truk tersebut sedang dalam perjalanan dari Medan menuju Bireuen. Sopir meminggirkan kendaraan karena ingin membuang air kecil. Ia mengaku sempat ragu, namun mengira bahu jalan sudah padat dan aman. Namun dugaan tersebut keliru, tanah bahu jalan tidak mampu menahan beban kendaraan bermuatan penuh, sehingga truk ambles dan terperosok.

Hingga pukul 18.00 WIB lebih, truk masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dipindahkan. Sopir mengaku telah menghubungi pemilik atau toke truk, namun yang bersangkutan sedang berada di Banda Aceh. Dalam kondisi tersebut, sopir tidak berani mengambil keputusan sendiri karena tidak memiliki uang, dan masih menunggu arahan dari pemilik kendaraan.

Di lokasi kejadian, sejumlah warga dan anak muda Gampong Blang Panyang sempat menawarkan bantuan, termasuk membongkar sebagian muatan barang agar bobot truk berkurang. Namun tawaran tersebut tidak dapat diterima, karena sopir tidak memiliki uang untuk membayar jasa pembongkaran.

Berdasarkan kondisi di lapangan, truk tersebut diduga terperosok akibat bahu jalan yang merupakan bekas galian proyek SPAM dan belum dipadatkan secara layak. Dokumentasi foto di lokasi memperlihatkan roda belakang truk tenggelam ke dalam tanah yang gembur dan labil.

Peristiwa ini kembali menimbulkan kekhawatiran warga terhadap keamanan bahu jalan terutama di bahu jalan bekas galian SPAM di kawasan Blang Panyang, yang dinilai rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur utama Medan–Banda Aceh.

( Iskandar M. Tjut)

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:54

Program Padat Karya Tunai untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Dibuka

Senin, 9 Februari 2026 - 12:59

Rapat Ditunda, Datok Penghulu se Kecamatan Sekerak Kecewa Terhadap Ketua DPRK Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:40

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:36

Ditlantas Polda Sumbar Kencangkan Operasi Singgalang 2026 Jelang Lonjakan Mudik

Senin, 9 Februari 2026 - 09:15

Viral Siswa SMP Merokok, Ketum Formappel’RI Apresiasi Langkah Cepat dr Aci Benahi Pengawasan Sekolah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x