“Aksi Prajurit Yonif 114/SM lintasi medan sulit evakuasi lansia 80 tahun di Bener Meriah”

- Penulis

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Bener Meriah
Aksi heroik yang sarat dengan ketulusan, keberanian, dan keikhlasan ditunjukkan oleh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Batalyon Infanteri 114/Satria Musara dalam misi kemanusiaan mengevakuasi seorang nenek bernama Puteh Maneh (80 tahun) korban bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Bener Meriah, Senin (29/12/2025).

Pasca terjadinya bencana tanah longsor yang melanda Kampung Pantan Kemuning, akses menuju wilayah tersebut menjadi sangat terbatas. Kondisi jalan berlumpur, licin, serta sejumlah jalur yang terputus menyulitkan mobilitas warga maupun tim penolong. Di tengah situasi tersebut, personel Yonif 114/Satria Musara yang tergabung dalam tim tanggap darurat menerima laporan dari masyarakat terkait seorang lansia yang membutuhkan evakuasi segera.

Lansia tersebut diketahui dalam kondisi fisik yang lemah dan tidak mampu berjalan jauh. Selain faktor usia, yang bersangkutan juga baru saja menjalani operasi katarak, sehingga sangat berisiko apabila dipaksakan menempuh perjalanan panjang di medan yang berat dan ekstrem. Menyikapi kondisi tersebut, prajurit Yonif 114/Satria Musara segera bergerak cepat menuju lokasi dengan berkoordinasi bersama masyarakat setempat.

Mengingat jalur evakuasi tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan akibat kerusakan parah, proses evakuasi dilakukan secara manual dengan penuh kehati-hatian. Prajurit TNI harus menembus medan pegunungan yang terjal, licin, dan berlumpur, dengan jarak tempuh kurang lebih 15 kilometer. Perjalanan evakuasi dimulai dari Kampung Pantan Kemuning (Pintoe Angen) menuju lokasi Pengungsian Tunyang Induk di Kabupaten Bener Meriah.

Evakuasi tersebut melibatkan personel Kompi C Lampahan Yonif 114/Satria Musara yang bersinergi dengan personel Pemadam Kebakaran Posko 02 Lampahan. Meski dihadapkan pada tantangan medan yang berat serta waktu tempuh yang panjang, semangat kemanusiaan dan rasa tanggung jawab sebagai abdi negara menjadi motivasi utama bagi seluruh tim untuk terus melangkah tanpa ragu.

Dalam kondisi fisik yang semakin terkuras, prajurit TNI bersama petugas pemadam kebakaran menggendong sang nenek secara bergantian selama kurang lebih 3 jam 30 menit. Setiap langkah ditempuh dengan penuh kehati-hatian demi memastikan keselamatan korban dan tim evakuasi.
Di atas bahu para penyelamat, sang nenek tampak terus melantunkan dzikir, “Lā ilāha illallāh,” sepanjang perjalanan. Lantunan dzikir tersebut menggema di tengah sunyinya jalur evakuasi, menjadi doa sekaligus sumber kekuatan spiritual yang membangkitkan semangat para prajurit dan petugas yang berjuang tanpa mengenal lelah.

Akhirnya, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan tiba di Posko Pantan Kemuning yang berada di Kampung Tuyang 15/KM, salah satu titik pengungsian yang telah disiapkan oleh masyarakat Kampung Tuyang. Setibanya di posko, sang nenek langsung mendapatkan penanganan dan perawatan awal, serta dinyatakan dalam kondisi aman dan stabil.
Momen evakuasi ini bukan sekadar proses penyelamatan korban bencana, melainkan potret nyata nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan keteguhan iman yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Di tengah kelelahan fisik dan risiko keselamatan yang tinggi, prajurit TNI tetap mengedepankan rasa tanggung jawab serta pengabdian tulus kepada masyarakat.

Aksi heroik ini sekaligus menegaskan komitmen Yonif 114/Satria Musara untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya pada saat situasi darurat dan bencana alam. Kehadiran prajurit tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.

Dengan keberanian, ketulusan, dan semangat gotong royong yang tinggi, prajurit Yonif 114/Satria Musara bersama unsur terkait membuktikan bahwa nilai kemanusiaan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Redaksi

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:49

Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang Di Minang Gini Aceh Tamiang Terbakar, Api Belum Padam

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Senin, 9 Februari 2026 - 13:54

Program Padat Karya Tunai untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh Dibuka

Senin, 9 Februari 2026 - 12:43

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:40

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:36

Ditlantas Polda Sumbar Kencangkan Operasi Singgalang 2026 Jelang Lonjakan Mudik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x