Pemkab Aceh Tamiang Mulai Validasi Data Kerusakan Rumah untuk Pembangunan HUNTARA dan HUNTAP

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa Com – Aceh Tamiang
Sejalan dengan perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, Pemerintah Kabupaten mulai melakukan langkah proaktif untuk pemulihan sektor permukiman. Fokus utama saat ini adalah persiapan pembangunan Hunian Sementara (HUNTARA) dan Hunian Tetap (HUNTAP) bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menerangkan langkah ini diambil mengingat kondisi lapangan yang masih menunjukkan adanya gangguan pada tatanan kehidupan dan penghidupan masyarakat akibat bencana.

”Sebagai landasan perencanaan, kami mengimbau seluruh Kepala Keluarga (KK) yang memiliki hunian milik pribadi terdampak banjir untuk segera melaporkan kondisi bangunan mereka kepada Datok Penghulu setempat,” ujarnya pada Rabu (24/12/25).

Dikatakan, pelaporan tersebut bertujuan untuk mendata tingkat kerusakan rumah secara akurat dengan klasifikasi rusak ringan, rusak sedang, rusak berat serta roboh atau hilang. Pendataan ini bersifat krusial sebagai dasar proses verifikasi dan penentuan sasaran penyaluran bantuan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap.

Disebutkan Bupati Armia, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan data yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan sangat diharapkan, agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Upaya ini merupakan bagian dari upaya lanjutan penanganan keadaan darurat guna meminimalisir dampak bencana bagi warga. Segala pembiayaan terkait upaya penanganan ini akan dibebankan pada koordinasi anggaran mulai dari tingkat APBN, APBA, hingga APBK Aceh Tamiang.

Masyarakat diminta segera melakukan pelaporan selama masa perpanjangan status tanggap darurat yang kini berlaku hingga 6 Januari 2026. Penanganan yang cepat dan akurat diharapkan dapat segera memulihkan kembali kondisi sosial dan ekonomi di wilayah terdampak. ( Jon )

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:12

Perbaikan Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh Jadi Langkah Pemulihan Pascabanjir Bandang

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:49

Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang Di Minang Gini Aceh Tamiang Terbakar, Api Belum Padam

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:59

Rapat Ditunda, Datok Penghulu se Kecamatan Sekerak Kecewa Terhadap Ketua DPRK Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:43

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Senin, 9 Februari 2026 - 12:40

Lumpur Pascabanjir Tak Surutkan Langkah PMI Pulihkan Sumur Warga Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x