Pos Kes Kodam IM beri Pelayanan Kesehatan kepada Ribuan Korban Banjir di Aceh

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 00:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banda Aceh
Kesdam Iskandar Muda terus mengintensifkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Provinsi Aceh. Melalui Tim Kesehatan Penanggulangan Bencana (Timkes Gulbencal), TNI Angkatan Darat memberikan layanan medis terpadu di sejumlah posko kesehatan gabungan, di antaranya Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie, dan Kabupaten Pidie Jaya, pada Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung upaya kemanusiaan serta membantu pemerintah daerah dalam penanganan darurat kesehatan pascabencana. Seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dengan cuaca cerah dan tanpa kendala menonjol, meskipun di beberapa lokasi masih terdapat keterbatasan akses dan sarana pendukung.

Di Kabupaten Bener Meriah, Tim Kesehatan Gabungan Kesdam IM melaksanakan pelayanan kesehatan di beberapa titik pengungsian dan pemukiman warga. Pelayanan kesehatan dilakukan di menasah Desa Pantan Kuli, Kecamatan Mesidah, bagi masyarakat korban bencana alam, termasuk kunjungan langsung ke rumah warga di Desa Cemparam Jaya. Selain itu, tim juga membuka pelayanan kesehatan di Posko BPBD Desa Mangku, Kecamatan Bandar.

Tidak hanya pelayanan medis, Timkes Kesdam IM juga melaksanakan kegiatan play therapy (trauma healing) bagi anak-anak korban bencana di lokasi pengungsian, guna membantu pemulihan psikologis pascatrauma. Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 110 pasien mendapatkan layanan kesehatan, terdiri dari 82 orang dewasa, 13 lansia, serta 15 anak dan balita. Penyakit yang paling banyak ditangani antara lain hipertensi, ISPA, demam, penyakit kulit, serta perawatan luka.

Pelayanan kesehatan di Bener Meriah didukung oleh 19 personel gabungan, terdiri dari dokter militer, dokter spesialis dan umum, perawat, relawan dari Universitas Padjadjaran (UNPAD), personel Koramil 01/Bandar, serta dukungan Persit Kartika Chandra Kirana. Meski demikian, tim masih menghadapi kendala berupa keterbatasan bahan bakar minyak, akses medan yang hanya dapat dilalui sepeda motor, serta keterbatasan sinyal komunikasi. Untuk itu, Kesdam IM mengajukan permohonan dukungan tambahan berupa perlengkapan infus dan peralatan perawatan luka.

Sementara itu, di Kabupaten Bireuen, Posko Kesehatan Gabungan mencatat pelayanan kesehatan dengan cakupan yang lebih luas. Sebanyak 1.179 warga mendapatkan layanan medis yang tersebar di posko induk dan posko-posko kesehatan di berbagai kecamatan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.012 pasien dewasa, 35 lansia, serta 132 anak dan balita. Penyakit terbanyak yang ditangani meliputi gatal-gatal, ISPA, demam, dan diare.

Pelayanan kesehatan di Bireuen melibatkan 42 personel tenaga medis gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen serta sejumlah puskesmas, di antaranya Puskesmas Juli, Siblah Krueng, Gandapura, Kuta Blang, Mon Kelayu, Peusangan Selatan, Kota Juang, Samuti, dan Jangka. Seluruh pelayanan dilaksanakan secara terpadu guna memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat dan merata.

Adapun di wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Tim Dokter Militer Kesdam IM juga melaksanakan pelayanan kesehatan lapangan, khususnya di Desa Dayah Calih, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 64 pasien mendapatkan pelayanan medis, terdiri dari 42 pasien dewasa, 14 lansia, serta 8 anak dan balita. Penyakit yang paling banyak ditemukan antara lain dispepsia, hipertensi, myalgia, ISPA, serta penyakit jantung koroner (CAD).

Pelayanan kesehatan di wilayah ini didukung oleh personel gabungan yang terdiri dari dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya, serta personel Dinas Kesehatan setempat, dengan dukungan materi berupa ambulans, obat-obatan, serta makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kesdam Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat. Kehadiran Tim Kesehatan TNI AD tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga dukungan psikologis dan kemanusiaan bagi para korban bencana, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Redaksi

Berita Terkait

Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Sinergi TNI dan Masyarakat Desa Setie dalam Pembangunan Jembatan Darurat
Pemko Langsa dan DPRK Langsa Berjuang untuk Tenaga Honorer yang Belum Lolos PPPK
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Taruna, Taruni Akmil Bantu Bersihkan Parit Dan pengecatan SDN 1 Mayak Payed
Babinsa Koramil 05/Tamiang Hulu Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir
PT Radio Sonya Manis Februari Mendatang Mengelar ”Jalan Santai Ceria “Peduli Bencana Banjir Dan Longsor Aceh – Sumut.
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:05

Operasi Keselamatan Toba 2026 Polres Sergai Resmi Dimulai dengan Perhatian Utama pada Titik Rawan Laka

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:52

Ratusan Warga Gampong Keumuning Demo Kantor Geuchik, Tuntut Keadilan dalam Verifikasi Data Rumah Rusak Akibat Banjir

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:48

Bupati Armia Pertegas Eksekusi Lahan Huntap Korban Banjir Aceh Tamiang

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:44

Coffe Morning HRD Bersama Insan Pers. HRD SIAP BANTU HUNTARA UNTUK KORBAN BANJIR DI BIREUEN.

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:12

Perbaikan Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh Jadi Langkah Pemulihan Pascabanjir Bandang

Senin, 9 Februari 2026 - 14:24

Dari Bekasi untuk Aceh Tamiang, PMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp100 Juta dan logistik

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02

Kasat lantas Polres Aceh Timur Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 13:58

740 Mahasiswa Umuslim Sukses Melaksanakan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x