Walikota Langsa Bagikan Secara Gratis 2.146 Seragam Sekolah Untuk Anak Yatim Dan Fakir Miskin

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Walikota Langsa .Jeffri santana s Putra. Bagikan seragam Anak sekolah.Walikota Langsa : “Program ini bertujuan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah Bagikan 2.146 Seragam Sekolah Gratis Untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin”(12/7)

infolangsa.com .
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melaksanakan pembagian sebanyak 2.146 Seragam Sekolah Gratis kepada anak yatim piatu dan fakir miskin di 5 Kecamatan dalam wilayah Kota Langsa pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Pembagian Seragam Sekolah Gratis merah putih dan biru putih ini di serahkan langsung oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, didampingi, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Al Azmi, S.STP, M.AP, Kadis Diskominfo Muzammil, S.STP, M.SP, Camat dan Geuchik masing-masing wilayah.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra pada kesempatan itu mengatakan, hari ini perdana kita bagikan Seragam Sekolah Gratis untuk anak yatim piatu dan fakir miskin setelah kemarin kita bagikan di sekolah-sekolah.

“Program Seragam Sekolah Gratis yang hari ini kita bagikan merupakan program kolaborasi Pemko Langsa bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, beserta seluruh Camat dan Geuchik dalam wilayah Kota Langsa,” ungkap Jeffry Sentana.

Lalu, menjawab pertanyaan masyarakat Jeffry Sentana juga menjelaskan mengapa pelajar di sekolah tingkat SMA tidak mendapatkan Seragam Gratis ini dikarenakan regulasinya tidak memungkinkan, untuk tingkat SMA itu dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi.

Begitu juga untuk pelajar Madrasah seperti MTSN, MIN atau yang lebih tepatnya dibawah naungan Kementrian Agama, Insya Allah kedepan kita akan coba komunikasi dengan pihak Kementerian Agama bagaimana kesepakatan nanti.

Dikatakan, Program ini bertujuan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena terkendala biaya besar dengan harapan kedepan semua masyarakat Kota Langsa bisa sekolah dan mengenyam pendidikan.

Intinya Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin ingin tidak ada lagi anak putus sekolah di Kota Langsa.

“Sekolah bukan untuk jual seragam, sekolah cukup sebagai tempat kita menimba ilmu, dan mulai hari ini kita juga akan menetapkan seragam sekolah itu dari Senin sampai Sabtu hanya merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP tidak ada lagi baju batik, baju Pramuka kecuali bagi yang ikut kegiatan Pramuka.” jelas Jeffry Sentana.

Tidak ada lagi baju olah raga dan Jeffry Sentana menghimbau untuk setiap sekolah dengan menggunakan Dress Code saja jadi tinggal disepakati warna apa dan dapat menggunakan baju kaos yang sudah ada dirumah.

Adapun jumlah Seragam Sekolah yang dibagikan pada hari ini adalah sebanyak 2.146 Pasang, dengan rincian yakni di Kec. Langsa Baro 316 Pasang, Langsa Lama 408 Pasang, Langsa Timur 174 Pasang, Langsa Barat 883 Pasang, dan Langsa Kota 365 Pasang.

Tampak hadir mengikuti acara pembagian Seragam Sekolah Gratis ini Ketua Komisi I DPRK Langsa Susilawati, bersama Anggota DPRK Langsa Hj. Sri Kemala Nurli, Khairul Amri, Muslim, Para Camat, Geuchik, Kapolsek, Danramil, Tokoh Agama, Masyarakat dan Insan Pers di Kantor Camat setempat.( jul)

Berita Terkait

RAIH PRESTASI, DAPAT REWARD: 125 SISWA SMK SWASTA IMELDA MEDAN KUNJUNGI PT INALUM
Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online
Implementasikan 15 Program Aksi Kemenimipas, Rutan Kelas I Tangerang Tanam Jagung Hibrida.
Sat Binmas Polres Aceh Tamiang Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Petugas Rutan Kuala Simpang
Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Seruway Ajak Warga Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli Blue Light Rutin, Satlantas Polres Aceh Tamiang Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
Pemko Langsa Jadi Lokus Pembelajaran PKN Tingkat II LAN RI Aceh, Bahas Kepemimpinan Adaptif Pascabencana
Tragika Kisah Drama Purbaya Yudi Sadewa Yang Harus Selaras Agar Tetap Harmoni
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:31

RAIH PRESTASI, DAPAT REWARD: 125 SISWA SMK SWASTA IMELDA MEDAN KUNJUNGI PT INALUM

Selasa, 15 September 2026 - 14:25

Kapolsek Medan Timur Turun ke Sekolah, Seribuan Siswa SMK Imelda Dapat Peringatan Keras soal Tawuran, Narkoba hingga Judi Online

Selasa, 15 September 2026 - 14:17

Implementasikan 15 Program Aksi Kemenimipas, Rutan Kelas I Tangerang Tanam Jagung Hibrida.

Selasa, 15 September 2026 - 09:20

Sat Binmas Polres Aceh Tamiang Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Petugas Rutan Kuala Simpang

Selasa, 15 September 2026 - 09:15

Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Seruway Ajak Warga Jaga Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

Selasa, 15 September 2026 - 08:56

Pemko Langsa Jadi Lokus Pembelajaran PKN Tingkat II LAN RI Aceh, Bahas Kepemimpinan Adaptif Pascabencana

Selasa, 15 September 2026 - 08:07

Tragika Kisah Drama Purbaya Yudi Sadewa Yang Harus Selaras Agar Tetap Harmoni

Selasa, 15 September 2026 - 08:01

Wujud Kepedulian Terhadap Infrastruktur, Danposramil Sekerak Bersama Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Perehapan Jembatan Gantung

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x