Caption :
Wasev Itjenad di Alue Canang: Pastikan TMMD 128 Sentuh Kualitas Hidup Rakyat, Sabtu (02/05/26)
InfoLangsa.Com – ACEH TIMUR
Debu jalan sepanjang 2.200 meter di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, bukan sekadar saksi deru mesin berat. Ia menjadi saksi hadirnya negara hingga ke akar rumput. Sabtu (02/05/2026), Tim Pengawas dan Evaluasi dari Inspektorat Jenderal Angkatan Darat turun langsung memastikan setiap meter pembangunan TMMD Ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Rombongan Wasev dipimpin langsung Ketua Tim Irintel Itjenad, Brigjen TNI Aulia Fahmi Dalimunte,S.Sos., M.Han. Turut mendampingi Kaurminpers Tuud Sterad Kapten Inf Ujang Suryadi, Waaster Kodam IM Letkol Kav Makhyar, Kasiter Korem 011/LW Mayor Kav Wahyu Fredi, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Novi Widyanto, S.E., Kasdim Mayor Inf Hanapi, Pasiter Kapten Cpm Asep Saiful Bahri, S.H., serta Geuchik Desa Alue Canang Rajali.
Paparan Dandim: TMMD Adalah Membangun Jiwa
Kegiatan diawali paparan di Aula Yudha Kodim 0104/Atim. Letkol Inf Novi Widyanto, S.E. memaparkan, TMMD 128 tak hanya menyasar fisik: pengerasan jalan 2.200 meter, gorong-gorong, perbaikan TPA, RTLH, MCK, hingga sumber air bersih. Ada juga denyut sosialnya: pembuatan Akta Kelahiran, KTP, bakti sosial, pengobatan massal, pembagian sembako, dan bazar.

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun jiwa kebersamaan dan kesadaran sosial. Semua ini bertujuan untuk memajukan desa dan memperkuat ketahanan bangsa dari akar rumput,” tegas Dandim Novi Widyanto. Kalimat itu menjadi ruh seluruh pelaksanaan TMMD di Alue Canang.
Penegasan Wasev: Sinergi untuk Kualitas Hidup Rakyat
Di lokasi TMMD, Brigjen TNI Aulia Fahmi Dalimunte, berjalan menyusuri jalan yang sedang dikeraskan, meninjau MCK yang dibangun, dan berdialog dengan warga. Di hadapan Satgas dan masyarakat, ia menegaskan esensi TMMD.

“Tujuan utama TMMD Ke-128 adalah untuk mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sinergi TNI dan warga desa. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat langsung, menyentuh, dan dirasakan masyarakat luas,” ujar Brigjen Aulia.
Pengawasan Itjenad memastikan bukan hanya output yang dihitung, tapi _outcome_ bagi rakyat. Bahwa setiap anggaran, setiap tetes keringat prajurit, harus kembali menjadi kesejahteraan warga.
Suara Desa: Sambut Positif, Berharap Perubahan Nyata

Dari pihak desa, Geuchik Alue Canang Rajali menyampaikan dukungan penuh dan optimisme warga. “Kami menyambut positif program TMMD ini. Harapan kami, TMMD Ke-128 membawa perubahan nyata dalam kemajuan serta kesejahteraan Desa Alue Canang ke depan,” ucapnya.
Dukungan itu terlihat: warga tak segan ikut mengangkat batu, meratakan tanah, dan menyiapkan logistik untuk Satgas. Di Alue Canang, sekat antara loreng dan rakyat telah lama runtuh.
TMMD Ke-128 di Aceh Timur bukan hanya tentang jalan yang diperkeras atau MCK yang didirikan. Ia adalah bukti bahwa membangun negeri dimulai dari desa. Dari Alue Canang, sinergi TNI dan rakyat diharapkan menjadi contoh, menjadi pemantik, dan memberi dampak berkelanjutan bagi seluruh Kabupaten Aceh Timur.

“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun jiwa kebersamaan dan kesadaran sosial… memperkuat ketahanan bangsa dari akar rumput.”
*Letkol Inf Novi Widyanto, S.E., Dandim 0104/Atim*

“Kami ingin memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat langsung, menyentuh, dan dirasakan masyarakat luas.”
*- Brigjen TNI Aulia Fahmi Dalimunte, Ketua Tim Wasev Itjenad*
MEDIA CENTER DIM 0104/ATIM
InfoLangsa.Com Redaksi

















