Tiga Mobil Polisi Dibakar di Depok, Rahmad Sukendar Tantang Kapolda Metro Jaya: “Kalau Tak Berani Lawan Preman, Mundur!”

- Penulis

Sabtu, 19 April 2025 - 12:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, – Infolangsa.com
Aksi brutal massa di Kampung Baru, Harjamukti, Depok, yang membakar tiga mobil polisi saat aparat menjalankan tugas penangkapan, mendapat sorotan tajam dari Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar. Ia mendesak Kapolda Metro Jaya agar tidak ragu bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan yang membahayakan institusi Polri.

Peristiwa terjadi Jumat (18/4/2025) dini hari, saat Tim Sat Reskrim Polres Metro Depok berupaya menangkap seorang ketua ormas yang diduga kuat melakukan penganiayaan dan menyimpan senjata api ilegal. Namun, upaya penegakan hukum itu justru berujung ricuh. Massa melakukan perlawanan hingga membakar tiga kendaraan dinas milik kepolisian.

Dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (19/4), Rahmad mengecam keras aksi pembakaran tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk nyata perlawanan terhadap hukum dan negara.

“Apa yang terjadi di Depok bukan kriminal biasa. Ini adalah bentuk nyata perlawanan terhadap hukum. Jika negara kalah oleh premanisme, maka kehormatan institusi Polri sedang dipertaruhkan,” tegasnya.

Rahmad menantang Kapolda Metro Jaya untuk menunjukkan keberanian dan komitmennya dalam melawan kelompok-kelompok yang kerap mengedepankan kekerasan. Ia menyebut, jika tidak mampu bertindak, maka lebih baik mundur dari jabatan.

“Saya mendesak Kapolda Metro Jaya segera tangkap semua pelaku, termasuk aktor intelektual di balik serangan terhadap aparat. Kalau tidak mampu, lebih baik mundur! Ini soal marwah institusi,” kata Rahmad tegas.

Lebih lanjut, ia meminta pemerintah mengevaluasi ormas-ormas yang kerap terlibat dalam tindakan anarkis dan menebar ketakutan di masyarakat. Negara, tegasnya, tidak boleh kalah oleh massa yang mengatasnamakan organisasi tetapi menjalankan aksi brutal.

“Jangan sampai hukum hanya tegas kepada rakyat kecil, tapi tumpul ketika berhadapan dengan kelompok tertentu. Rakyat butuh kepastian hukum, bukan ketakutan akibat premanisme berseragam ormas,” ujarnya.

Rahmad juga menekankan bahwa pembiaran terhadap kekerasan hanya akan memperburuk kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

“Hari ini yang diserang polisi, besok bisa masyarakat sipil. Jika ini tidak segera diselesaikan secara hukum, maka akan menjadi preseden buruk di masa depan,” tutupnya.

Redaksi

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang berkunjung ke Kantor Datok penghulu Kebun Tanah Terban Kec.Karang baru
Perkuat Informasi Publik, Pemko Langsa Gandeng RRI Lhokseumawe untuk Siaran Pembangunan Daerah
Dua Pekan, 21 Pelaku Tindak Pidana Ditembak Polrestabes
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Grebek Sarang Narkoba Satu Pelaku dan 3 Paket Sabu di Amankan
Dandim 0117 Aceh Tamiang tinjau jembatan gantung Garuda perintis bersama Tim Was Itjenad mabes TIN
Di Bawah Komando Letkol Inf Novi Widiyanto, TMMD 128 Rampungkan Seluruh Sasaran Tanpa Sisa
Detik-Detik Penutupan TMMD 128, Wadan Satgas Pastikan Semua Siap Tanpa Celah
Kakanwil Ditjenpas Aceh Berikan Instruksi Tegas untuk Jajaran
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:41

Bupati Aceh Tamiang berkunjung ke Kantor Datok penghulu Kebun Tanah Terban Kec.Karang baru

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:57

Perkuat Informasi Publik, Pemko Langsa Gandeng RRI Lhokseumawe untuk Siaran Pembangunan Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:27

Dua Pekan, 21 Pelaku Tindak Pidana Ditembak Polrestabes

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:04

Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Grebek Sarang Narkoba Satu Pelaku dan 3 Paket Sabu di Amankan

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:53

Dandim 0117 Aceh Tamiang tinjau jembatan gantung Garuda perintis bersama Tim Was Itjenad mabes TIN

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:03

Detik-Detik Penutupan TMMD 128, Wadan Satgas Pastikan Semua Siap Tanpa Celah

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:47

Kakanwil Ditjenpas Aceh Berikan Instruksi Tegas untuk Jajaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:39

Ratusan Siswa SD Dari 12 MKKS Se Kabupaten Bireuen Memeriahkan FLS2N.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x