Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 26 Calon PMI Ilegal ke Malaysia

- Penulis

Senin, 19 Mei 2025 - 16:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | infolangsa.com

Polda Sumatera Utara melalui Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumatera Utara menggagalkan pengiriman 26 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia yang ditampung disebuah rumah di Jalan Sedar, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (16/05/2025).

Dari pengungkapan tersebut ditangkap tiga orang terduga pelaku berinisial MF, K, dan HR sebagai agen pengiriman. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari kedepan.

Kepada wartawan, pada Minggu (18/05/2025), Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol. Siti Rohani Tampubolon mengatakan pengungkapan tersebut setelah para pelaku berhasil 6 kali memgirimķan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia.

“Para tersangka sudah sekira 6 kali mengirimkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal,” ujarnya sembari menyebut untuk jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang dikirimkan masih dalam pendalamannya.

Lanjut Kompol Siti, modus yang dilakukan para agen yang ada di Malaysia dan Indonesia secara verbal mengajak pekerja.

Dari penyidikan, modusnya para agen ada yang berada di Malaysia dan Indonesia melakukan perekrutan. Dan jika ada Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan berangkat, maka agen memberikan nomor telepon tersangka sehingga para tersangka yang diamankan itu menjemput Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dari Bandara Internasional Kualanamu Kabupaten Deli Serdang dan juga dari Loket Bus untuk selanjutnya dibawa ke penampungan sebelum diberangkatkan ke Malaysia.

Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol. Sumaryono, menjelaskan, 26 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal terdiri dari 18 laki-laki dan 8 perempuan. Mereka berasal dari NTT (12 orang), NTB (2), Aceh (7), Jawa Tengah (1), Jawa Timur (1), Sumut (2), dan Riau (1).

“Ada 26 orang Warga Negara Indonesia atau Calon Pekerja Migran Nonprosedural yang kami amankan,” kata Kombes Sumaryono.

Sebutnya, pengungkapan dilakukan, pada Jumat (16/05/2025), setelah pihaknya mendapat informasi soal pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia. Tim TPPO Ditreskrimum Polda Sumatera Utara langsung menuju lokasi dan menemukan para korban.

Hasil penyelidikan, lanjutnya mengungkap bahwa para korban dijanjikan akan bekerja sebagai asisten rumah tangga, buruh pabrik, dan buruh perkebunan dengan gaji 1.500 Ringgit Malaysia (Rp. 5,7 Juta) per Bulan.

Untuk keberangkatan, mereka diminta membayar Rp. 5 Juta per orang kepada agen.
“Mereka membayar Rp. 5 Juta ke orang yang mau mengirimkan ke Malaysia. Rencananya mau berangkat pakai kapal tongkang,” ungkap Sumaryono.

Sementara, sebelum dikirim, para korban lebih dulu ditampung di Kabupaten Deli Serdang setelah datang dari Daerah asal.

“Sebanyak 26 korban kini telah diserahkan ke Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 4 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor : 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Pasal 81 Subs Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor : 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dengan ancaman pidana 10 Tahun penjara,” pungkasnya.(***)

Berita Terkait

Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional
Warga Mulai Tersenyum: MCK TMMD 104/Atim Hampir Rampung, Jalan Berlumpur Jadi Kenangan, Dansatgas Apresiasi Gotong Royong dengan Sembako
Tancap Gas Kejar Target, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Cor Jembatan-Gorong-Gorong, Pasang Keramik MCK & Bongkar RTLH
Perkuat Tata Kelola & Layanan, Perumda Tirta Keumuneng Launching Aplikasi My Tirta Keumuneng dan Gelar Diklat Capacity Building
Diduga Hina Wartawan Saat Dikonfirmasi, Mantan Geuchik Lhok Pu’uk Resmi Dipolisikan
Kunjungan kerja Ketua A-PPI Sumut ke Pusat. Hardep di Pandang Layak Mengisi Jabatan Sekjen DPP, Bertujuan Regenerasi Kepemimpinan di Tubuh Organisasi
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon V, Bentuk Dinamika dan Penyegaran Organisasi
Bupati Aceh Tamiang Bersama Dirjen Adwil Kemendagri Tinjau Instalasi Air Bersih dan Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana di Desa bundar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 13:52

Prestasi Membanggakan, JDIH Kota Langsa Raih Predikat AA Tingkat Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 13:29

Warga Mulai Tersenyum: MCK TMMD 104/Atim Hampir Rampung, Jalan Berlumpur Jadi Kenangan, Dansatgas Apresiasi Gotong Royong dengan Sembako

Senin, 11 Mei 2026 - 12:34

Tancap Gas Kejar Target, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Cor Jembatan-Gorong-Gorong, Pasang Keramik MCK & Bongkar RTLH

Senin, 11 Mei 2026 - 11:23

Perkuat Tata Kelola & Layanan, Perumda Tirta Keumuneng Launching Aplikasi My Tirta Keumuneng dan Gelar Diklat Capacity Building

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01

Diduga Hina Wartawan Saat Dikonfirmasi, Mantan Geuchik Lhok Pu’uk Resmi Dipolisikan

Senin, 11 Mei 2026 - 10:15

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Eselon V, Bentuk Dinamika dan Penyegaran Organisasi

Senin, 11 Mei 2026 - 10:09

Bupati Aceh Tamiang Bersama Dirjen Adwil Kemendagri Tinjau Instalasi Air Bersih dan Serahkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana di Desa bundar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05

Warga Dusun Garuda Landuh Ditemukan Meninggal Dunia, Personel Koramil 08/Rantau Bantu Evakuasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x