Pasar Kuliner Ahad Festival, Magnet UMKM dan Wisata Kuliner Akhir Pekan di Kota Lhokseumawe

- Penulis

Minggu, 16 November 2025 - 09:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.com – Lhokseumawe,
Pasar Kuliner Ahad Festival kembali menjadi pusat keramaian masyarakat setiap Minggu pagi di Kota Lhokseumawe. Berlokasi di Jalan T. Hamzah Bendahara, Kecamatan Banda Sakti, kegiatan ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi kuliner terbesar di kota tersebut, sekaligus ruang ekonomi penting bagi pelaku UMKM.

Dibuka setiap pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, kawasan festival dipadati lebih dari 180 UMKM dengan beragam produk kuliner, mulai dari makanan tradisional Aceh, minuman kekinian, hingga jajanan rumahan yang jarang ditemui di hari biasa. Antusiasme pengunjung yang terus meningkat menjadikan kegiatan ini sebagai magnet baru setiap akhir pekan.

Koordinator Lapangan Ahad Festival, Yusnita Dewi, menjelaskan bahwa animo masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa kegiatan ini telah menjelma sebagai ruang kreatif dan ekonomi yang sangat dibutuhkan pelaku UMKM.
“Alhamdulillah, setiap Minggu jumlah pengunjung terus bertambah. Kami berupaya menjaga keteraturan lokasi, kenyamanan pedagang, dan memastikan semua UMKM mendapatkan ruang yang adil,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Ahad Festival tidak hanya menjadi tempat jual-beli, tetapi juga wadah pembinaan dan pendampingan bagi UMKM.
“Kami selalu mendorong pedagang untuk menjaga kualitas produk, kebersihan, serta pelayanan. Tujuan kami agar Ahad Festival semakin profesional dan menjadi ikon kuliner Lhokseumawe,” tambah Yusnita.

Salah satu pelaku UMKM, Denita, pemilik Peyek Kacang DeNITA, mengungkapkan bahwa Ahad Festival membawa perubahan signifikan bagi usahanya.
“Alhamdulillah, sejak berjualan di Ahad Festival, penjualan meningkat dan pelanggan semakin banyak. Banyak pengunjung mencari camilan rumahan yang gurih seperti peyek kami,” tuturnya.

Menurutnya, festival ini menjadi ruang promosi yang sangat efektif.
“Kami bisa memperkenalkan produk langsung ke masyarakat dan mendapatkan pelanggan tetap. Ini sangat membantu UMKM seperti kami,” lanjut Denita.

Ahad Festival juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya Bank Aceh Syariah, yang menyalurkan bantuan tenda bagi pedagang sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM. Pemerintah kota melalui Disperindagkop dan UKM Lhokseumawe menyebut bahwa festival ini menjadi salah satu upaya penting dalam menggerakkan ekonomi lokal dan menjaga stabilitas harga melalui produk-produk lokal.

Selain tempat berbelanja, Ahad Festival kini menjadi ruang sosial warga Lhokseumawe. Banyak keluarga datang menikmati suasana pagi sambil mencicipi kuliner UMKM lokal.

Untuk saat ini, Ahad Festival tetap menjadi primadona baru di Kota Lhokseumawe lebih dari sekadar bazar, ia menjadi simbol bangkitnya ekonomi masyarakat dan semangat baru bagi UMKM lokal.

( Iskandar M. Tjut )

Berita Terkait

Penurunan Material MCK di Jeumpa Sikureung, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Fasilitas Sanitasi.
Komsos Humanis, TMMD Hadir Sebagai Sahabat Warga.
Menembus Debu Demi Asa: Satgas TMMD Ke-127 TA. 2026 Hadir Menghidupkan Akses dan Harapan di Jeumpa Sikureng.
Viral di TikTok, Tuduhan Nikah Siri dan Foto Tak Pantas Seret Nama Dirut RSUD Depati Hamzah
H. Razuardi, MT Resmikan Dapur Makanan Bergizi Gratis SPPG Cot Gapu Satu
Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:10

Bahas Implementasi KUHP-KUHAP Baru, Polres Lhokseumawe Gandeng Akademisi Fakultas Hukum Unimal dan DIHPA Aceh

Jumat, 3 April 2026 - 16:05

WALHI SUMUT Dukung Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Aktivitas Tambang Ilegal.

Jumat, 3 April 2026 - 10:01

Prestasi Membaggakan, 15 Siswa MAN 4 Bireuen Lulus SNBP 2026. Meharumkan Sekolah.

Jumat, 3 April 2026 - 09:18

DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000. Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .

Jumat, 3 April 2026 - 08:17

17 Siswa SMA Negeri 1 Samalanga Lulus SNBP 2026. Prestasi Gemilang Meharumkan Sekolah.

Jumat, 3 April 2026 - 03:10

Diduga Dibawa lari Abang Ipar,Keluarga Harap Neisya Salbila Kembali Pulang dan Selesaikan Secara Baik-baik

Kamis, 2 April 2026 - 23:08

Yusnar Al-Banjari Terpilih Pimpin WMHPS Sergai Periode 2026–2028

Kamis, 2 April 2026 - 11:25

Terbukti Bersalah, Mantan Keuchik Karieng Kecamatan Peudada divonis penjara 3 tahun 6 bulan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x