Menjamurnya Premanisme: “Akibat Lunturnya Adat Istiadat Dan Budaya”

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 12:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah – Infolangsa.com
Pemerintah dan aparat penegak hukum diminta untuk tidak hanya menjadikan razia premanisme sebagai tontonan sesaat. Hal ini ditegaskan oleh aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik, Rahmad, yang memberikan komentar tajam usai rapat pembentukan Satuan Tugas Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah di Lampung Tengah, Kamis (15/5/2025).

Menurut Rahmad, pendekatan razia dan penindakan belaka tidak akan menyelesaikan akar permasalahan. Ia menilai, negara selama ini seolah hanya “pura-pura memberantas” premanisme karena lebih sering menyasar pelaku di lapangan ketimbang aktor intelektual di baliknya.

“Premanisme tak akan pernah benar-benar hilang jika negara hanya sibuk merazia tukang parkir liar, sementara aktor besar di belakangnya tetap nyaman di balik meja kekuasaan. Apa artinya razia kalau besok mereka kembali lagi karena tidak ada alternatif hidup yang ditawarkan?” ujar Rahmad.

Rahmad juga mengkritisi wacana ekstrem yang mengusulkan hukuman tembak mati atau pendekatan ala “Petrus” (penembakan misterius) sebagai solusi. Baginya, hal tersebut justru menunjukkan kemunduran moral dan hukum dalam negara demokratis.

“Ada yang bicara tembak mati, Petrus—apa kita mau kembali ke masa gelap, ketika hukum diatur oleh peluru dan ketakutan? Negara hukum tak boleh dijalankan dengan cara-cara kriminal, apalagi oleh aparat yang semestinya menjunjung tinggi keadilan,” tegasnya.

Rahmad menilai bahwa lunturnya nilai budaya dan maraknya ketidakadilan struktural menjadi lahan subur tumbuhnya premanisme. Ia menekankan pentingnya pendekatan sistemik dan berkelanjutan, bukan hanya penindakan simbolik.

“Preman tumbuh di tanah yang sama dengan korupsi: kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan. Bangun ekonomi rakyat, berikan pendidikan yang membebaskan, dan tegakkan hukum tanpa pandang bulu—itu baru namanya perang melawan premanisme. Bukan sandiwara penindakan tiap ada sorotan media,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Lampung Tengah dalam rapat tersebut juga menyampaikan pandangan senada bahwa penanganan premanisme harus menyentuh akar sosial, seperti kemiskinan dan rendahnya pendidikan. Mereka mengusulkan pendekatan berbasis kearifan lokal dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan komunitas masyarakat.

(Redaksi)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Himbauan,Cegah Aktivitas Penambangan Tampa Izin.
Dorong Pemberdayaan Long-Term Penyintas Bencana, Bupati Aceh Tamiang Minta Yakesma Berkontribusi Tiga Tahun ke Depan
DPP LSM TKN Kompas Nusantara Tunjukkan Kepedulian, Pemred GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring Brahmana, S.Sos: Persaudaraan Ini Sangat Berarti
Demi Piala Gubsu, Pencak Silat Budi Luhur Terjunkan 35 Atlet pada Kejuaraan Open Sumut
Rapidin Simbolon Serukan Kader PDI Perjuangan Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT ke 81 RI
Silaturahmi Kebangsaan di Samosir, Hasto dan Rapidin Dorong Persatuan di Tengah Keberagaman
Kantor PDIP Samosir Dibangun, Hasto dan Rapidin Kompak Serukan Kedekatan dengan Rakyat
Iskandar Midsen Minta BPN Aceh Timur Transparan dan Bebas Dari Dugaan Pungli.
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:51

Satreskrim Polres Nagan Raya Pasang Spanduk Himbauan,Cegah Aktivitas Penambangan Tampa Izin.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47

Dorong Pemberdayaan Long-Term Penyintas Bencana, Bupati Aceh Tamiang Minta Yakesma Berkontribusi Tiga Tahun ke Depan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:48

DPP LSM TKN Kompas Nusantara Tunjukkan Kepedulian, Pemred GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring Brahmana, S.Sos: Persaudaraan Ini Sangat Berarti

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:46

Demi Piala Gubsu, Pencak Silat Budi Luhur Terjunkan 35 Atlet pada Kejuaraan Open Sumut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37

Rapidin Simbolon Serukan Kader PDI Perjuangan Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT ke 81 RI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:31

Kantor PDIP Samosir Dibangun, Hasto dan Rapidin Kompak Serukan Kedekatan dengan Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:02

Iskandar Midsen Minta BPN Aceh Timur Transparan dan Bebas Dari Dugaan Pungli.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:56

7 Kecamatan Terdampak Suplai Air, Direktur Tirta Peusada Aceh Timur Berikan Himbauan Kepada Masyarakat.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x