InfoLangsa.Com – Jakarta
Anggota Komisi VIII DPR RI, Mahdalena, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kasus seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang meninggal dunia akibat tekanan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Peristiwa ini menunjukkan masih adanya persoalan mendasar dalam sistem perlindungan sosial anak di Indonesia.
Mahdalena menekankan bahwa negara memiliki kewajiban untuk menjamin hak setiap anak atas pendidikan yang layak, aman, dan tanpa diskriminasi. “Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa masih ada anak-anak yang berada dalam kondisi sangat rentan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/1/2026).
Perlindungan sosial anak masih menghadapi tantangan seperti ketidakakuratan data penerima bantuan dan lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu, Mahdalena mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program perlindungan sosial anak, terutama bantuan pendidikan.
“Negara tidak boleh menunggu masalah menjadi besar. Perlindungan sosial anak harus bersifat pencegahan dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa aman dan harapan akan masa depan.
Penulis mega




















