Kantor PDIP Samosir Dibangun, Hasto dan Rapidin Kompak Serukan Kedekatan dengan Rakyat

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.COM, Samosir – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembangunan gedung organisasi, tetapi harus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan partai dengan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Hasto saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026).

Hasto hadir bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, jajaran pengurus DPD dan DPC, kader serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut Hasto, keberadaan kantor partai harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kantor DPC tidak boleh menjadi bangunan eksklusif yang hanya digunakan untuk kegiatan internal partai. Sebaliknya, kantor tersebut harus terbuka dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, membicarakan persoalan yang mereka hadapi, sekaligus mencari solusi melalui jalur demokrasi.

“Ketika kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan bukan sekadar rumah rakyat, bukan sekadar suatu rumah untuk konsolidasi menggodok aspek-aspek strategis agar rekrutmen politik, kaderisasi, pendidikan kepemimpinan, kemudian bagaimana kita membuat aspirasi rakyat menjadi keputusan-keputusan publik itu dijalankan di kantor partai ini,” ujar Hasto.

Hasto menjelaskan, secara organisatoris kantor DPC memang memiliki fungsi penting bagi konsolidasi partai, kaderisasi, rekrutmen politik dan pendidikan kepemimpinan. Namun, seluruh aktivitas tersebut pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, partai politik harus memiliki kemampuan untuk menyerap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat, kemudian memperjuangkannya melalui mekanisme politik dan demokrasi. Karena itu, keberadaan kantor partai harus menjadi sarana yang memperkuat komunikasi antara kader dengan rakyat.

Selanjutnya, Hasto mengingatkan agar pembangunan kantor partai tidak justru menciptakan jarak antara PDI Perjuangan dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keberpihakan terhadap masyarakat kecil serta kelompok yang menghadapi ketidak adilan.

“Kantor partai harus memancar suatu semangat keberpihakan kepada rakyat miskin, kepada rakyat yang diperbodohkan oleh sistem, oleh kekuasaan. Sehingga sering terjadi ketidak adilan. Jangan sampai kita membangun kantor partai, tapi berjarak dengan rakyat. Justru dengan kantor partai inilah kita semakin menyatu dengan kekuatan rakyat,” tegas Hasto.

Ia berharap masyarakat Samosir nantinya benar-benar dapat merasakan manfaat dari keberadaan kantor tersebut. Masyarakat yang menghadapi persoalan maupun merasa diperlakukan tidak adil harus mempunyai ruang untuk datang dan menyampaikan persoalannya.

Kantor DPC, kata Hasto, diharapkan dapat menjadi tempat tumbuhnya gagasan, dialog dan kepemimpinan yang lahir dari persoalan nyata masyarakat. Dengan demikian, kantor partai tidak berhenti sebagai pusat administrasi dan konsolidasi organisasi, tetapi menjadi ruang interaksi antara partai dan rakyat.

“Dalam peletakan batu pertama ini kami mengingatkan pentingnya kantor partai agar nantinya ketika ini berjalan menjadi rumah rakyat. Rakyat yang diperlakukan tidak adil bisa datang ke sini. Ini juga harus menjadi suatu ruang untuk membangun kepemimpinan intelektual,” tutur Hasto.

Hasto juga mengingatkan bahwa kehidupan demokrasi membutuhkan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan. Perbedaan pendapat, menurutnya, tidak semestinya dianggap sebagai ancaman, melainkan dapat menjadi bagian dari proses dialog untuk melahirkan gagasan terbaik.

Karena itu, tradisi politik yang membuka ruang terhadap perbedaan pendapat, dialog dan pertukaran gagasan harus terus dibangun. Dari ruang seperti itulah diharapkan lahir kader serta pemimpin yang memahami secara langsung persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Peletakan batu pertama tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir. Kantor itu nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus ruang bersama bagi masyarakat.

Hasto menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kantor partai tidak semata-mata diukur dari seberapa megah bangunan yang berdiri. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kantor tersebut mampu mendekatkan partai dengan rakyat, mendengar persoalan masyarakat, memperjuangkan kepentingan mereka, serta melahirkan kader dan pemimpin yang memahami kebutuhan rakyat.

Pembangunan kantor partai di kawasan Samosir yang berada di tengah kawasan Danau Toba juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa kehidupan politik tidak boleh terpisah dari sejarah dan kehidupan masyarakat. Politik, menurut pesan yang disampaikan Hasto, harus tetap memiliki orientasi pada kepentingan rakyat dan masa depan daerah.

Rapidin: Dibangun dengan Semangat Gotong Royong

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Rapidin Simbolon menjelaskan pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir akan melibatkan seluruh kader partai melalui semangat gotong royong.

Rapidin mengatakan konsep serupa juga akan diterapkan dalam pembangunan kantor partai di Langkat, Nias dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara.

Menurut Rapidin, pembangunan kantor permanen partai merupakan bagian dari upaya menjalankan pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa kantor partai harus menjadi pusat konsolidasi sekaligus rumah rakyat, tempat berbagai persoalan masyarakat dibicarakan dan diperjuangkan.

Rapidin menegaskan, keberadaan kantor partai tidak boleh membuat organisasi menjadi eksklusif dan berjarak dengan masyarakat.

“Seluruh kantor permanen partai harus semakin meneguhkan dan menegaskan komitmen partai untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,” tegas Rapidin.

Ia menambahkan bahwa kantor-kantor partai yang telah, sedang maupun akan dibangun di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara diarahkan untuk kepentingan bersama rakyat. Rakyat menjadi alasan sekaligus tujuan berdirinya kantor-kantor partai tersebut.

Dengan demikian, pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur organisasi, tetapi juga memperkuat kerja politik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan menjelaskan, Hasto Kristiyanto dalam kegiatan tersebut turut didampingi Djarot Saiful Hidayat, Johannes Oberlin Lumban Tobing, Guntur Romli, Anwar Saragih, Aryo Seno Bagaskoro, Monang Sinaga, Markus Junianto Sihaloho dan Kusnadi.

Rombongan DPP PDI Perjuangan tiba di Samosir pada Sabtu (15/8/2026) dan kembali ke Jakarta pada Minggu (16/8/2026) untuk persiapan Upacara HUT ke 81 Republik Indonesia di Sekolah Partai PDI Perjuangan, kawasan Lenteng Agung.

Pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir pada akhirnya diharapkan menjadi simbol kedekatan partai dengan masyarakat. Bukan sekadar tempat berkumpulnya kader, tetapi ruang untuk mendengar suara rakyat, membangun dialog, memperjuangkan aspirasi dan melahirkan kepemimpinan yang tumbuh dari kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat tersebut, peletakan batu pertama Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir menjadi momentum awal untuk menghadirkan sebuah kantor partai yang benar-benar terbuka, hidup bersama masyarakat dan menjadikan kepentingan rakyat sebagai orientasi utama.

(RP)

Berita Terkait

DPP LSM TKN Kompas Nusantara Tunjukkan Kepedulian, Pemred GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring Brahmana, S.Sos: Persaudaraan Ini Sangat Berarti
Demi Piala Gubsu, Pencak Silat Budi Luhur Terjunkan 35 Atlet pada Kejuaraan Open Sumut
Rapidin Simbolon Serukan Kader PDI Perjuangan Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT ke 81 RI
Silaturahmi Kebangsaan di Samosir, Hasto dan Rapidin Dorong Persatuan di Tengah Keberagaman
Iskandar Midsen Minta BPN Aceh Timur Transparan dan Bebas Dari Dugaan Pungli.
7 Kecamatan Terdampak Suplai Air, Direktur Tirta Peusada Aceh Timur Berikan Himbauan Kepada Masyarakat.
Satlantas Polres Aceh Tamiang Bersama Denpom dan Jasa Raharja Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas kepada Prajurit TNI
Danramil 04 Bendahara Kapten Inf Sri Indarjo komsos bersama ulama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:48

DPP LSM TKN Kompas Nusantara Tunjukkan Kepedulian, Pemred GeberNews.com, Dodi Rikardo Sembiring Brahmana, S.Sos: Persaudaraan Ini Sangat Berarti

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:46

Demi Piala Gubsu, Pencak Silat Budi Luhur Terjunkan 35 Atlet pada Kejuaraan Open Sumut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:37

Rapidin Simbolon Serukan Kader PDI Perjuangan Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur pada HUT ke 81 RI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:34

Silaturahmi Kebangsaan di Samosir, Hasto dan Rapidin Dorong Persatuan di Tengah Keberagaman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:31

Kantor PDIP Samosir Dibangun, Hasto dan Rapidin Kompak Serukan Kedekatan dengan Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:56

7 Kecamatan Terdampak Suplai Air, Direktur Tirta Peusada Aceh Timur Berikan Himbauan Kepada Masyarakat.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:50

Satlantas Polres Aceh Tamiang Bersama Denpom dan Jasa Raharja Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas kepada Prajurit TNI

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:47

Danramil 04 Bendahara Kapten Inf Sri Indarjo komsos bersama ulama

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x