Caption:
CFD Langsa Tembus Rp100 Juta, 200 UMKM Banjir Omzet Dukung “Langsa Juara”
InfoLangsa.Com
Car Free Day (CFD) Kota Langsa di akhir Agustus 2026 kembali mencatatkan rekor. Ribuan warga memadati area CFD setiap Minggu pagi, menjadikannya bukan hanya ruang olahraga, tetapi juga pusat penggerak ekonomi rakyat.
200 UMKM Terdata, Perputaran Uang Tembus Rp100 Juta
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Langsa, Nazaruddin, SE, selaku penanggung jawab kegiatan CFD menyampaikan data terbaru.
“Saat ini sudah ada 200 pelaku UMKM yang terdata dan aktif berjualan di CFD. Animo masyarakat luar biasa,” ujarnya.
Berdasarkan survei di lapangan, dalam 2 jam rata-rata setiap UMKM mampu meraup omzet bersih Rp500.000.
“Jika kita hitung, Rp500.000 dikali 200 UMKM, maka dalam satu kegiatan CFD ada sekitar Rp100.000.000 uang yang berputar. Ini angka yang sangat baik dan patut kita syukuri,” jelas Nazaruddin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah. “Kita patut berterima kasih kepada Bapak Walikota Langsa, Bapak Jeffry Sentana S. Putra, SE, yang telah menggagas CFD ini. Setidaknya ini telah membantu meringankan beban warga Kota Langsa setiap hari Minggu,” tegasnya.
Nazaruddin menambahkan, Pemko Langsa tidak memungut biaya apapun untuk stan UMKM. “Silakan yang ingin bergabung, langsung mendaftar. CFD ini gratis dan terbuka untuk semua,” katanya.
Suara Pelaku UMKM: “CFD Ini Berkah dan Jalan Rezeki”
Semarak CFD juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha. Dagangan yang dijual sangat beragam, mulai dari jajanan kuliner, souvenir manik-manik, hasil produksi home industri, produk dari sekolah, hingga promosi layanan.
“Alhamdulillah, CFD ini berkah. Dalam 2 jam kue saya sudah habis terjual. Omzet bisa tembus Rp500 ribu lebih,” ujar Ibu Rina, penjual jajanan pasar asal Gampong Teulaga Tujuh.
Bang Andi, perajin souvenir manik-manik, mengaku produknya kini dikenal luas. “Dulu hanya online. Sekarang karena CFD, pembeli dari luar Langsa juga mampir. Ini membantu sekali untuk kami,” katanya.
Ananda, perwakilan siswa SMK yang menjual produk olahan ikan, juga bangga. “Kami belajar langsung berjualan. Produk karya anak SMK disukai warga. Terima kasih Pak Walikota sudah buat program bagus ini,” tuturnya.
Wujud Nyata “Langsa Juara”
Ramainya CFD membuktikan bahwa ruang publik bisa menjadi solusi ganda: menyehatkan warga dan menggerakkan ekonomi.
Dengan semangat “Langsa Juara”, Pemko Langsa berkomitmen menjadikan CFD sebagai etalase produk unggulan daerah dan wadah tumbuhnya wirausaha baru di Kota Langsa.
Dok: InfoLangsa.Com_


















