Bireuen Kucurkan Rp3,47 M untuk Dayah, Santri Jadi Pilar Peradaban

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Bireuen
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Bireuen berlangsung khidmat dan sarat makna. Ribuan santri, guru dayah, dan masyarakat memenuhi halaman Kantor Bupati, Rabu (22/10/2025), dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Mukhlis, ST.

Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, yang menegaskan kembali peran santri sebagai penjaga nilai, pelopor perubahan, dan pilar peradaban masa depan.

Dalam amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang dibacakan oleh Bupati, pemerintah menyampaikan duka mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Sidoarjo. Negara, ditegaskannya, hadir dan bertanggung jawab atas perlindungan serta penguatan pesantren.

“Santri kini harus menjadi pelaku sejarah baru: menguasai kitab kuning sekaligus teknologi dan dunia digital. Dari tangan santri, masa depan bangsa akan ditulis,” kutip Bupati Mukhlis dari amanat Menteri Agama.
Momentum ini juga ditandai dengan penyerahan bantuan sebesar Rp3,47 miliar kepada guru dayah dan santri, sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap pendidikan pesantren. Bantuan disalurkan melalui Dinas Syariat Islam.

Rinciannya sebagai berikut:

• Insentif Guru dan Pimpinan Dayah: 906 orang – Rp1,62 miliar

• Beasiswa Thalabah Miskin: 1.100 santri – Rp1,1 miliar

• Beasiswa Hafizh Al-Qur’an: 222 santri – Rp470 juta

• Beasiswa Hafalan Kitab Kuning: 138 santri – Rp278,2 juta

“Santri adalah masa depan bangsa. Pemerintah hadir untuk menciptakan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” ujar Bupati Mukhlis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Pembinaan Dayah, Anwar, S.Ag., M.A.P, menyatakan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi atas kontribusi besar pesantren dalam membentuk karakter bangsa.

“Bireuen berkomitmen menumbuhkan tradisi pesantren sebagai benteng moral, pusat ilmu, dan agen peradaban,” tegasnya.

Sebagai penutup, peringatan ini kembali menegaskan pentingnya peran santri di tengah dinamika global.

“Santri adalah lentera bangsa. Saat dunia gelap oleh arus zaman, merekalah cahaya yang menerangi jalan,” pungkas Anwar. ( Hendri)

Berita Terkait

Penurunan Material MCK di Jeumpa Sikureung, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Fasilitas Sanitasi.
Komsos Humanis, TMMD Hadir Sebagai Sahabat Warga.
Menembus Debu Demi Asa: Satgas TMMD Ke-127 TA. 2026 Hadir Menghidupkan Akses dan Harapan di Jeumpa Sikureng.
Viral di TikTok, Tuduhan Nikah Siri dan Foto Tak Pantas Seret Nama Dirut RSUD Depati Hamzah
H. Razuardi, MT Resmikan Dapur Makanan Bergizi Gratis SPPG Cot Gapu Satu
Polres Aceh Timur Saweu Sikulah
Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Perhatikan Kasus Anak di NTT
Walikota Langsa Lantik dan Serahkan SK Pengangkatan 1.352 PPPK Paruh Waktu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:16

Kapolres Lhokseumawe Salurkan Bantuan ke Dayah Nahdlatul Ulum, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian di Bulan Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:52

Kemenag Bireuen Siapkan 17 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Nasional Banda Aceh–Medan.

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:48

Semua Elemen Harus Bersuara Agar Kasus Andrie Yunus Terungkap

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:02

PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah.

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:57

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Buka Puasa Bersama PT Socfindo

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:46

Kebersamaan di Bulan Ramadan, Pemkab Aceh Tamiang Hadiri Iftar Bersama Warga Kampung Kesehatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:40

Wabup Aceh Tamiang Terima Bantuan Lebaran Presiden RI

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:43

Babinsa Dan Petani Rutin Pantau perkembangan Tanaman Padi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x