Berjuang Melawan Penyakit Jantung, Ayra Kaysa Berpulang di Jakarta, Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Ke Aceh Timur

- Penulis

Kamis, 27 Maret 2025 - 19:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Infolangsa.com
Ayra Kaysa, balita asal Aceh Timur yang mengalami sakit jantung, akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah tiga bulan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Harapan Kita (RS Harkit) Jakarta. Sabtu (26/3/2025).

Sebelumnya, Ayra Kaysa difasilitasi keberangkatannya ke Jakarta oleh Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, agar bisa mendapatkan pengobatan yang lebih baik.

Namun takdir berkata lain, pada Selasa (25/3/2025) pukul 16.00 WIB, Ayra Kaysa berpulang ke rahmatullah. Proses pemulangan jenazahnya ke kampung halaman di Aceh Timur pun mendapat bantuan penuh dari Haji Uma dan Pemerintah Aceh.

Selama di Jakarta, Ayra dan kedua orang tuanya tinggal di rumah singgah dengan biaya makan serta tempat tinggal yang sepenuhnya ditanggung oleh Haji Uma. Setelah kepergian Ayra, Haji Uma kembali turun tangan untuk memastikan jenazah bisa segera dipulangkan.

Pemulangan jenazah dilakukan dengan koordinasi antara Haji Uma dan BPPA Aceh di Jakarta yang menanggung biaya tiket pesawat serta pendampingan hingga ke Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Sementara itu, Haji Uma menanggung biaya pengurusan jenazah, termasuk kafan, mandi jenazah, formalin, kargo bandara, serta sewa ambulans untuk perjalanan dari Medan hingga ke Aceh Timur.

Setibanya di Bandara Kualanamu, jenazah disambut oleh staf penghubung Haji Uma, Muhammad Fajri, yang mengurus proses kargo sebelum diberangkatkan ke Aceh. Pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, jenazah tiba di Desa Matang Pereulak, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.

Kedatangan jenazah kerumah duka sekitar pukul 16.00 wib, yang ikut didampingi oleh staf Haji Uma yaitu Muhammad Furqan dan Staf Penghubung Aceh Timur Rahmad disambut isak tangis keluarga yang tak kuasa menahan duka.

Setelah prosesi fardu kifayah, jenazah langsung dimakamkan di pemakaman umum desa.

Menanggapi kejadian ini, Haji Uma menyampaikan rasa duka yang mendalam.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya turut berduka cita atas berpulangnya ananda Ayra Kaysa. Sejak awal, kami berupaya membantu agar Ayra bisa mendapatkan pengobatan terbaik di Jakarta. Namun, Allah SWT memiliki rencana lain. Saya berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.”

Lebih lanjut, Haji Uma juga berterima kasih kepada Pemerintah Aceh yang di wakili Badan Penghubung Pemerintah Aceh yang turut membantu dalam proses pemulangan jenazah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang dalam hal ini kepada kepala Plt BPPA Said Marzuki Aceh yang telah membantu dalam proses pemulangan jenazah. Semoga kepedulian ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua.” Ujar Haji Uma.

Sementara itu Muhammad Zahidi, ayah dari Ayra Kaysa, tak kuasa menahan haru atas bantuan yang telah diberikan oleh Haji Uma dan Pemerintah Aceh.

“Kami sangat berterima kasih kepada Haji Uma yang telah membantu anak kami sejak awal, mulai dari keberangkatan ke Jakarta untuk pengobatan hingga akhirnya bisa dipulangkan ke rumah,”

Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Aceh yang turut membantu biaya pemulangan. Kami tidak bisa membalas kebaikan ini, hanya Allah yang mampu membalasnya,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Duka mendalam menyelimuti keluarga yang ditinggalkan, namun kehadiran berbagai pihak yang peduli setidaknya meringankan beban mereka. Semoga ini menjadi ladang kebaikan bagi semua yang telah membantu. (Zainal).

Berita Terkait

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan
Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM
REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI
Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan
Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi
CFD Langsa Makin Ramai, Wali Kota dan Wawako Hadir di Tengah Ribuan Warga
Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.
Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32

Hadiri RDP Dugaan Penyerobotan Lahan di DPRD Madina, Ketua DPW Formabes Sumut : Hak Masyarakat Akan Tetap Kami Perjuangkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:57

Kredibilitas CV Nurdin Bersaudara Diragukan, PT Konindo Panorama Konsultan Gagal Pengawasan Proyek SPAM

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:06

REUNCONG ACEH, MENDUKUNG NAMA KOMJEN WAHYU WIDADA MENGUAT, SOSOK PROFESIONAL LAYAK PIMPIN POLRI

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:46

Wali Kota Langsa Serahkan Baitul Mal Award 2026, Tegaskan Komitmen Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Transparan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:06

Gajah Liar Ditemukan Mati di Areal HGU PT MPLI, Polsek Tamiang Hulu Amankan Lokasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:10

Ratusan Guru Madrasah Mengikuti Seminar Nasional PGM Indonesia Provinsi Aceh.

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:19

Haji Uma Minta Pelaku Pencabulan Anak di Aceh Tamiang Diproses Secara Hukum, Sesuai UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:05

RAPAT KE-2 SEKBER FAHMI: PERKUAT SINERGI ADVOKAT DAN MEDIA, SIAP BENTUK TIM AHLI HINGGA PENGEMBANGAN APLIKASI

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x