INFOLANGSA.COM – Langsa
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Langsa bersama PTPN IV Regional 6 Langsa turun langsung meninjau lokasi banjir langganan di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Kamis (5/11/2026).
Peninjauan dilakukan setelah warga Dusun Bukit kembali terendam banjir akibat meluapnya air saluran yang bersumber dari embung buatan yang belum siap 100 persen di bekas lahan PTPN IV yang sudah dibebaskan kepada Pemerintah Kota Langsa.
Hujan deras yang mengguyur Kota Langsa selama lebih dari 2 jam pada malam sebelumnya membuat air meluap ke pemukiman. Banjir tidak hanya merendam puluhan rumah warga, tetapi juga akses jalan dusun dan lahan kebun milik warga yang berbatasan langsung dengan areal HGU PTPN IV Regional 6. Beruntung, air berangsur surut tidak lama setelah hujan reda.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut

Kepala Dinas PUPR Kota Langsa, Moulya Al Ikhsan, S.STP., M.M., Staf Region Head PTPN IV Regional 6, Maimun, Babinsa Andi Irawan, Bhabinkamtibmas Teuku, Kadus Bukit Budiman, Kabid Pengairan Ilham Khairi, S.T., dan Geuchik Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro, Amri.
Temuan Lapangan: Tiga Penyebab Utama Banjir
Dari hasil peninjauan di lapangan, tim menemukan tiga penyebab utama banjir kiriman di Dusun Bukit:
1. Drainase Tersumbat dan Dangkal
Saluran primer sepanjang 3 KM yang membelah Dusun Bukit – Kebun PTPN IV mengalami pendangkalan akibat tumpukan lumpur, gulma, dan pelepah sawit.
2. Air Melimpah Melewati Tanggul Tanah
Air melimpah melewati tanggul tanah di perbatasan Dusun Bukit dengan areal PTPN IV, sehingga air luapan dari kebun masuk langsung ke pemukiman warga.
3. Gorong-gorong Terlalu Kecil
Box culvert di jalan dusun hanya berukuran 40 cm, sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.
Akan Dirapatkan Segera, Cari Solusi Permanen

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Langsa, Moulya Al Ikhsan, menegaskan bahwa persoalan banjir kiriman di Dusun Bukit akan segera dirapatkan bersama PTPN IV Regional 6 dan pihak terkait lainnya untuk mencari solusi permanen agar banjir tidak berulang kembali.
Mengingat musim penghujan sudah mulai intensif pada bulan ini hingga akhir tahun dan seterusnya, PUPR tidak ingin penanganan hanya bersifat sementara.
“Ini akan segera kami rapatkan. Kita cari solusi bersama, bagaimana banjir kiriman ini tidak berulang lagi. Musim hujan sudah mulai intensif bulan ini sampai akhir tahun, jadi kita harus bergerak cepat,” tegas Moulya Al Ikhsan.
Ia menjelaskan, untuk penanganan darurat, PUPR akan segera melakukan pengerukan drainase dan membersihkan gulma yang menutupi saluran. Sementara untuk penanganan jangka panjang, perbaikan akan dimasukkan dalam program penanganan banjir Tahun Anggaran 2027.
“Kita tidak bisa kerja sendiri. Hulunya di PTPN, hilirnya di pemukiman warga. Makanya hari ini kita tinjau bersama biar solusinya permanen,” ujarnya.
PTPN IV Regional VI Tetap Bersinergi, Embung Sudah Diserahkan ke Pemko Langsa
Menanggapi pemberitaan terkait banjir kiriman di Dusun Bukit, Gampong Paya Bujok Seulemak, Kasubbag Humas PTPN IV Regional VI Abdul Khalid menyampaikan klarifikasi agar masyarakat tidak salah tafsir.
Ia menjelaskan, lokasi embung (waduk) yang menjadi salah satu sumber aliran air tersebut, secara administrasi dan pengelolaan telah diserahkan oleh pihak PTPN IV Regional VI kepada Pemerintah Kota Langsa.
“Perlu kami luruskan dengan baik, agar tidak ada kesalahpahaman di masyarakat. Lokasi embung itu sudah kami serahkan kepada Pemko Langsa. Jadi secara pengelolaan, saat ini sudah berada di bawah Pemko,” ujar Kasubbag Humas PTPN IV Regional VI.
Namun demikian, ia menegaskan, penyerahan tersebut bukan berarti PTPN IV Regional VI lepas tangan dan tidak peduli terhadap persoalan banjir yang dirasakan warga.
Justru sebaliknya, PTPN IV Regional VI tetap berkomitmen untuk terus bersinergi dan hadir bersama Pemko Langsa dalam mencari solusi terbaik untuk mengatasi banjir kiriman tersebut.
“Kami ini bertetangga dengan warga. Warga Dusun Bukit itu juga keluarga kami, saudara kami. Kalau warga kebanjiran, kami juga ikut merasakan sedihnya. Karena itu, kami tetap siap bersinergi, siap duduk bersama, dan siap membantu semampu kami bersama PUPR dan Pemko Langsa,” tambahnya dengan humanis.
Ia juga menyampaikan, pihak perusahaan memahami keresahan warga, apalagi saat ini musim penghujan sudah mulai intensif. Oleh karena itu, PTPN IV Regional VI sangat mendukung langkah cepat Dinas PUPR Kota Langsa yang akan segera merapatkan persoalan ini untuk mencari solusi permanen.
“Mari kita selesaikan bersama-sama dengan kepala dingin. Tidak ada yang ingin banjir ini terjadi dan berulang. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus sama-sama bergandengan tangan. Kami dari PTPN IV Regional VI siap menjadi bagian dari solusi itu,” tutupnya.
Sementara itu, pihak PTPN IV Regional 6 menyampaikan siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Langsa untuk mengatasi banjir dari luapan parit tersebut dan melakukan normalisasi drainase.
“Ini tanggung jawab bersama. Areal kami juga terdampak, tapi kami dahulukan kepentingan warga. Kami tinggal sinkronisasi dengan PUPR untuk pembuangan akhirnya,” ujar Tim Humas PTPN IV Regional 6.
Harapan Kadis PUPR: Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Di sisi lain, Kadis PUPR Kota Langsa juga menyampaikan harapan kepada masyarakat agar ikut menjaga kebersihan lingkungan, sementara pemerintah akan terus berupaya mencari solusi terbaik.
Ia mengimbau seluruh warga untuk membersihkan parit di depan dan samping rumah masing-masing dari sampah, tidak membuang sampah ke dalam parit, dan rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran.
“Banjir tidak akan selesai jika hanya mengandalkan pemerintah dan perusahaan. Kuncinya ada di kita bersama. Parit bersih, air lancar, dusun aman dari banjir. Pemerintah akan berupaya mencari solusinya, tapi warga juga harus ikut menjaga lingkungannya,” pesan Moulya Al Ikhsan.
Penulis: Tim Redaksi INFOLANGSA.COM


















