37 Santri dan Alumni Dayah Mengikuti Pendidikan Kader Ulama.

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Kota Juang
Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bireuen menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026.

Pendidikan kader ulama bagi santri dan alumni dayah dalam Kabupaten Bireuen ini, dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, di Room Meeting Hotel Bireuen Jaya, Rabu 14 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Mukhlis, mengatakan, Bireuen memiliki sejarah panjang sebagai daerah yang kuat dalam tradisi pendidikan, keislaman dan pengembangan sumber daya manusia.

Julukan Bireuen “Kota Santri” bukan sekadar slogan, tapi harus kita buktikan dengan lahirnya ulama-ulama muda yang faqih, berkarakter dan visioner.

Pendidikan ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Lebih dari itu, ini adalah amanah untuk ikut menentukan arah dan masa depan Bireuen.

Pembangunan tidak boleh hanya berbicara tentang angka, gedung dan sarana prasarana, tetapi juga harus berbicara tentang karakter, akhlak dan kemampuan kita menjawab perubahan zaman.

Tujuan Kader Ulama ini sangat jelas: Melanjutkan estafet keulamaan. Kita butuh ulama yang tidak hanya paham kitab kuning, tapi juga paham tantangan zaman – narkoba, judi online, kenakalan remaja, dan dekadensi moral.

“Saya berharap adik-adik kader ulama menjadi garda terdepan dalam penegakan syariat Islam yang rahmatan lil’alamin, yang sejuk, yang mendidik, bukan yang menakut-nakuti,” katanya.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T menyampaikan sambutan saat membuka Pendidikan Kader Ulama Tahun 2026.

Bupati Mukhlis mengharapkan hubungan antara Pemerintah Daerah, MPU, dan Dayah dapat dibangun dalam semangat kemitraan dan kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri.

Bupati berpesan kepada peserta kader ulama tahun 2026, supaya mengikuti pendidikan ini dengan sungguh-sungguh, dengan hati, dengan ikhlas. Jadilah ulama yang dekat dengan umat.

Pemkab Bireuen berkomitmen mendukung penuh program ini, baik dari sisi anggaran maupun kebijakan.

“Kita ingin setiap kebijakan lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, didukung oleh pemikiran para ulama kita. Pembukaan hari ini hanyalah pintu gerbang dari sebuah perjalanan panjang menuntut ilmu dan membina diri,” sebut Mukhlis.

Kepada seluruh peserta PKU Tahun 2026, jadikan setiap momentum dalam pendidikan ini sebagai sarana mengasah ketajaman ilmu, memperdalam spiritualitas, dan memperhalus akhlak.

Umat di luar sana menantikan bimbingan yang meneduhkan dan jawaban atas berbagai tantangan zaman.

“Mari kita iringi langkah para peserta PKU 2026 ini dengan doa, semoga Allah berikan kelancaran, kemudahan, kesabaran, serta pemahaman yang mendalam hingga selesai nanti,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia juga selaku Kepala Sekretariat MPU Bireuen, Said Jamaluddin, S.E., M.M dalam laporannya, menjelaskan, pendidikan kader ulama ini untuk meningkatkan sumber daya dan peran ulama agar mampu menggali, mendalami dan memahami ajaran Islam dari sumbernya yang asli dalam melakukan kaderisasi ulama yang diharapkan dapat meneruskan tugas dan posisi ulama saat ini.

Dengan tujuan meningkatkan pemahaman, pendalaman dan pengkajian bagi kader ulama dalam bidang Fiqh Mugarran, Penangkalan Aliran Sempalan, Tafsir, Ushul Fiqh, Ilmu Tauhid, Tupoksi dan Fatwa MPU Aceh.

“Kemudian meningkatkan figh kontemporer, ilmu dakwah dan komunikasi serta ilmu faraidh untuk melahirkan calon-calon ulama masa depan yang berkualitas,” ujarnya.

Disebutkannya, pendidikan kader ulama ini dilaksanakan selama 10 hari mulai 14 Oktober hingga 23 Oktober 2026, di Hotel Fajar Bireuen.

Peserta terdiri para santri dan alumni dayah dalam Kabupaten Bireuen berjumlah 34 orang perwakilan 17 kecamatan dan 10 orang narasumber.

Hasil yang diharapkan pada pendidikan kader ulama ini dapat meningkatkan kemampuan kader ulama dalam menggali dan memahami ajaran Islam dari sumbernya yang asli,

Bertambahnya pemahaman kader ulama terhadap ilmu pengetahuan keislaman, Bertambahnya pemahaman kader ulama terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi:

Terwujudnya keserasian pemahaman dan penerapan ilmu dan amal dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam koridor Pendidikan Kader Ulama di Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Dan bertambahnya jumlah kader ulama dan meningkatnya solidaritas Alumni Pendidikan Kader Ulama,” pungkas Sekretaris MPU Bireuen.

Hendri

Berita Terkait

Lantik 55 Kepala Sekolah, Ini Pesan Bupati Aceh Tamiang
H.Mukhlis Launching Program Integrasi Layanan Primer Tahun 2026.
Anggota kodim 0117 Aceh Tamiang Serka Giman Syahputra Aksi Herowik menyelamatkan masyarakat korban banjir
Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Upacara Korp Rapot Pindah Satuan, Tekankan Profesionalsme Dan Pengabdian
Pembangunan Jembatan Beton Kodim 0117/Aceh Tamiang Desa Sulum Capai Progres 30 Persen
BANJIR RENDAM WILAYAH SERUWAY, POLSEK SERUWAY SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK
Lantunan selawat Mengenang Perjalanan Bireuen Menghadapi Bencana Hidrometeorologi.
Puluhan Warga Memadati Area RTH Memeriahkan Roadshow Pasar Tani Aceh.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Lantik 55 Kepala Sekolah, Ini Pesan Bupati Aceh Tamiang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52

H.Mukhlis Launching Program Integrasi Layanan Primer Tahun 2026.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:47

Anggota kodim 0117 Aceh Tamiang Serka Giman Syahputra Aksi Herowik menyelamatkan masyarakat korban banjir

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:37

37 Santri dan Alumni Dayah Mengikuti Pendidikan Kader Ulama.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32

Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Upacara Korp Rapot Pindah Satuan, Tekankan Profesionalsme Dan Pengabdian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:53

BANJIR RENDAM WILAYAH SERUWAY, POLSEK SERUWAY SALURKAN BANTUAN SEMBAKO KEPADA WARGA TERDAMPAK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:12

Lantunan selawat Mengenang Perjalanan Bireuen Menghadapi Bencana Hidrometeorologi.

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:53

Puluhan Warga Memadati Area RTH Memeriahkan Roadshow Pasar Tani Aceh.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x