InfoLangsa.Com – Bireuen
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, Kembali menunjukan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat dengan meresmikan layanan Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab) di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, Jumat ( 31/7/2026 ). Pagi
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring pelayanan Kesehatan antara Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dan 22 RSUD Kabupaten/Kota se-Aceh.
Peresmian fasilitas Cath Lab tersebut menjadi tonggak penting bagi dunia kesehatan di Kabupaten Bireuen. Kehadiran layanan kateterisasi jantung modern ini diharapkan mampu memberikan akses pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke rumah sakit di luar daerah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K), Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Dr. Muhazar Harun, SKM., M.Kes., Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen dr. Minar Mushari, Sp.S., serta para direktur dan perwakilan dari 22 RSUD kabupaten/kota se-Provinsi Aceh.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bireuen. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan hak seluruh masyarakat dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kesehatan adalah fondasi penting bagi kemajuan suatu daerah. Penyakit kardiovaskular hingga saat ini masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Mukhlis.
Ia mengapresiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengadaan fasilitas Cath Lab di RSUD dr. Fauziah. Apresiasi juga disampaikan kepada Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, manajemen RSUD dr. Fauziah, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja keras mempersiapkan operasional layanan tersebut.
Menurut Bupati, kehadiran Cath Lab menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Bireuen dan wilayah sekitar terhadap pelayanan jantung yang selama ini hanya dapat diperoleh di rumah sakit rujukan yang berada di luar daerah.
“Dengan adanya Cath Lab di RSUD dr. Fauziah, masyarakat Bireuen tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kateterisasi jantung. Ini merupakan langkah besar dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Mukhlis berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan angka keselamatan pasien, khususnya penderita penyakit jantung yang membutuhkan penanganan cepat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat.
“Mari kita dukung kampanye hidup sehat dengan rutin memeriksakan kesehatan, menjaga pola makan, aktif berolahraga, dan menghindari berbagai faktor risiko penyakit jantung. Upaya pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” ajaknya.
Selain meresmikan layanan Cath Lab, Bupati Mukhlis turut menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pelayanan Kesehatan antara RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dan 22 RSUD se-Aceh.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat sistem rujukan nasional melalui pengembangan jejaring pelayanan kesehatan, transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan layanan terhadap lima penyakit prioritas nasional, yakni penyakit jantung, kanker, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen, dr. Minar Mushari, Sp.S., dalam laporannya menyampaikan bahwa rumah sakit telah siap mengoperasikan fasilitas Cath Lab. Sebagai langkah awal, delapan pasien dijadwalkan menjalani tindakan kateterisasi jantung dengan pendampingan tim medis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta serta RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Sementara itu, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K), menyebut peresmian Cath Lab di Bireuen sebagai sejarah baru bagi pelayanan kesehatan di Aceh, karena untuk pertama kalinya tindakan pemasangan cincin jantung berhasil dilakukan di RSUD dr. Fauziah Bireuen.
Menurutnya, kehadiran Cath Lab sangat penting mengingat penanganan serangan jantung harus dilakukan secepat mungkin. Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, layanan tindakan jantung di RSUD dr. Fauziah ditargetkan mulai dijamin BPJS pada November 2026 sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan PKS, penyerahan cenderamata dari Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita,
dilanjutkan pemotongan pita oleh Bupati Mukhlis sebagai tanda resmi beroperasinya layanan Cath Lab di RSUD dr. Fauziah.
Setelah itu, Bupati bersama para tamu undangan meninjau langsung ruang Cath Lab untuk memastikan kesiapan fasilitas yang diharapkan menjadi pusat layanan jantung modern bagi masyarakat Bireuen dan kawasan sekitarnya.
HENDRI

















