InfoLangsa.Com – Bireuen
Sejumlah warga korban banjir dari Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, dan Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, mendatangi Kantor Bupati Bireuen dan mendirikan tenda darurat di halaman kantor tersebut pada Kamis (12/3/2026) sore.
Pantauan media yang mendatangi lokasi sekitar pukul 22.00 WIB menunjukkan para warga berada di halaman Kantor Bupati Bireuen, sambil bertahan di tenda darurat yang mereka dirikan. Kedatangan mereka bertujuan untuk meminta kepastian dari pemerintah terkait penyediaan hunian sementara bagi para korban banjir.
Warga yang datang merupakan delapan kepala keluarga, terdiri dari lima kepala keluarga dari Desa Kapa dan tiga kepala keluarga dari Desa Salah Sirong. Hingga saat ini, mereka masih hidup dalam kondisi pengungsian dan berharap ada solusi agar dapat memperoleh tempat tinggal sementara yang lebih layak.
Salah seorang pengungsi, Suratin, mengatakan kedatangan mereka ke kantor bupati bukan untuk melakukan aksi protes, melainkan untuk meminta kejelasan mengenai penanganan tempat tinggal bagi para korban banjir yang hingga kini masih bertahan di tenda.
“Kami datang kemari bukan untuk protes. Kami hanya ingin memastikan hak kami sebagai warga negara. Kami berharap pemerintah dapat memberikan hunian sementara, karena kami sudah cukup lama tinggal di tenda,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian pengungsi memang telah menerima bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH). Salah seorang ibu pengungsi mengaku telah menerima bantuan tersebut selama tiga bulan dengan total Rp1.800.000.
Namun demikian, bantuan tersebut dinilai belum sepenuhnya menjadi solusi, karena sulit digunakan untuk menyewa rumah di wilayah mereka.
“Dana itu sebenarnya untuk sewa rumah, tetapi di daerah kami tidak ada rumah yang bisa disewa. Karena itu, kami berharap ada hunian sementara agar kami tidak terlalu lama tinggal di tenda,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa di antara para pengungsi yang berada di lokasi, masih terdapat warga yang hingga kini belum pernah menerima bantuan DTH.
Para pengungsi berharap pemerintah daerah dapat memberikan kepastian terkait penanganan tempat tinggal sementara bagi korban banjir, sembari menunggu solusi yang lebih permanen di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, para pengungsi masih bertahan di lokasi, tepatnya di halaman Kantor Bupati Bireuen, sambil menunggu tanggapan dari pemerintah daerah terkait kepastian hunian sementara bagi korban banjir.
Mega




















