InfoLangsa.Com – Bireuen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, meresmikan gedung baru Sekolah Luar Biasa (SLB) Vokasional Muhammadiyah Bireuen di Desa Geulanggang Baro, Kabupaten Bireuen, Aceh, Selasa (10/3/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan inklusif di daerah, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar memperoleh layanan pendidikan yang lebih layak dan berkualitas.
Dalam kunjungan kerjanya ke Bireuen, Mendikdasmen juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMK Kesehatan Muhammadiyah Bireuen yang berlokasi di Jalan Medan–Banda Aceh, Desa Geulanggang Teungoh.

Acara peresmian dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, Rektor Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) Dr. Muharrir Asy’ari, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen Abdul Hamid, serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bireuen dr. Athaillah A. Latief, SpOG,.Nur Sa’adah.S.Psi,.M.M., bersama Sekretaris PDM Bireuen Mulyadi Saleh.
Turut hadir juga Kepala SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Dr. Istiarsyah, yang menyambut langsung peresmian gedung sekolah tersebut.
Dalam laporannya, Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen Abdul Hamid menyampaikan bahwa proyek revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen merupakan salah satu proyek pembangunan pendidikan yang dinilai berhasil.
Menurutnya, proyek tersebut telah melalui proses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan tidak ditemukan permasalahan baik dari sisi administrasi maupun pengelolaan anggaran.
“Pembangunan SLB ini sudah diaudit oleh BPK dan tidak ditemukan masalah, termasuk dari segi keuangan. Kualitas bangunannya juga dinilai sangat baik,” ujar Abdul Hamid.
Gedung SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen yang diresmikan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi sekolah Tahun Anggaran 2025 yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Usai rangkaian acara peresmian, suasana hangat terlihat ketika Mendikdasmen Abdul Mu’ti berbincang santai dan berjabat tangan dengan para tokoh Muhammadiyah Bireuen. Momen kebersamaan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam memajukan dunia pendidikan.
Kehadiran SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses pendidikan inklusif serta menjadi pusat pembinaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. (Mega)




















