Nakes Paruh Waktu Pertanyakan Gaji Rp0 Dalam Kontrak Kerja

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Bireuen
Perwakilan tenaga kesehatan (nakes) paruh waktu dari sekitar 20 puskesmas di Kabupaten Bireuen mendatangi Kantor Bupati Bireuen, Selasa (10/3/2026), untuk mempertanyakan kejelasan gaji yang tercantum Rp0 dalam Surat Keputusan (SK) kontrak kerja mereka.

Sebanyak 10 orang perwakilan diterima untuk berdialog dengan pemerintah daerah di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen.

Para tenaga kesehatan tersebut merupakan perwakilan dari sekitar 5.548 nakes paruh waktu yang selama ini tetap menjalankan pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan daerah.

Jamaluddin, perwakilan dari Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, mengatakan kedatangan mereka bertujuan meminta penjelasan terkait nominal gaji yang tercantum dalam SK tenaga paruh waktu.

“Kami datang untuk memperjelas gaji paruh waktu yang di dalam SK tercantum Rp0. Sebelumnya kami juga pernah mendengar adanya rencana pemberian gaji sekitar Rp550 ribu per bulan dalam pembahasan bersama Komisi III DPRK,” ujar Jamaluddin.

Selain persoalan gaji, para nakes juga menyampaikan dampak administratif dari status tersebut. Sebagian dari mereka tercatat sebagai pekerja dengan penghasilan dalam sistem data kesejahteraan sehingga nilai desil meningkat.

Akibatnya, menurut mereka, sebagian tenaga kesehatan tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun bantuan sembako karena dianggap telah memiliki penghasilan.

Para nakes menilai pembagian SK yang dilakukan pemerintah daerah saat ini lebih bersifat sebagai penataan status administrasi, sementara dari sisi penghasilan belum mengalami perubahan yang signifikan.

Dialog tersebut turut dihadiri oleh Asisten II Mawardi, Pj Kepala PKPP Fakhrizal, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Hanafiah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Hanafiah mengatakan pemerintah daerah akan menampung seluruh pertanyaan dan masukan dari para tenaga kesehatan paruh waktu.

“Pertanyaan yang disampaikan akan kita tampung dan kita bahas secara seksama. Kami akan mengupayakan solusi terbaik ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelantikan sebelumnya bertujuan menata status tenaga kesehatan paruh waktu agar memiliki Nomor Induk Kepegawaian (NIK) sehingga secara administrasi tercatat di bawah pemerintah daerah.

Hingga saat ini, pemerintah daerah masih membahas mekanisme pendapatan bagi tenaga kesehatan paruh waktu tersebut. Para nakes berharap adanya kepastian terkait status dan hak mereka agar dapat bekerja dengan lebih tenang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mega

Berita Terkait

SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian
TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur
Dandim 0117/Aceh Tamiang Gelar Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M Dan Buka Puasa Bersama Prajurit Dan Persit
Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang
PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dukung Pendidikan Inklusif di Bireuen dengan Peresmian SLB Vokasional
Ruslan Daud Desak Pemkab Bireuen Segera Gunakan Dana Bantuan Presiden untuk Korban Bencana
Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:49

SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:18

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:26

Dandim 0117/Aceh Tamiang Gelar Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M Dan Buka Puasa Bersama Prajurit Dan Persit

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:13

Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:04

PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:23

Ruslan Daud Desak Pemkab Bireuen Segera Gunakan Dana Bantuan Presiden untuk Korban Bencana

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:40

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:21

Pemko Langsa Salurkan Santunan Kemensos kepada Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x